Khofifah Indar Parawansa, Anak Peternak Sapi, Pernah Jualan Es, Cita-citanya Ingin Masuk Ka'bah
Khofifah Indar Parawansa resmi mejadi Gubernur Jawa Timur menggantika gubernur sebelumnya Soekarwo. Khofifah kecil pernah jualan es
TRIBUNJABAR.ID - Khofifah Indar Parawansa resmi mejadi Gubernur Jawa Timur menggantika gubernur sebelumnya Soekarwo.
Hari ini, Khofifah Indar Parawansa bersama pasangannya Emil Dardak, disumpah oleh Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.
Khofifah Indar Parawansa akan tercatat dalam sejarah pemerintahan di Jawa Timur sebagai gubernur perempuan pertama.
Seperti apa sosok Khofifah yang akan memimpin Jawa Timur lima tahun ke depan itu?
Sebagaimana diketahui Khofifah bukan terlahir dari keluarga pejabat dan tidak juga dilahirkan dari keluarga priyayi yang memiliki pondok pesantren besar. Orang tuanya dari kalangan biasa.
Bapaknya seorang petani dan juga berternak sapi perah, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa.
Lahir pada 19 Mei 1965, Khofifah Indar Parawansa dibesarkan di lingkungan perkampungan padat di Kawasan Wonocolo Surabaya.
• RESMI, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, Sosok Tangguh dan Senang Blusukan
Sebuah kampung yang kini terhimpit oleh kemajuan Kota Pahlawan. Rumah masa kecil Khofifah hingga kini masih ada meski tidak lagi dihuni.
Rumah masa kecil Khofifah masih ada di kampung Wonocolo. Rumah itu bernomor 1, dan bercat hijau. Bukan rumah yang besar. Hanya sepetak rumah berlantai satu dan beratap rendah.
Di rumah itu, Khofifah bersama lima saudaranya hidup dan dibesarkan. Dengan kondisi perekonomian yang cukup, Khofifah ditempa menjadi anak kecil yang ulet dan agar mampu berdiri di atas kaki sendiri.
“Saya dulu saat kecil itu jualan es lilin keliling kampung. Sambil bermain, sambil jualan es. Saya nggak malu,” kata Khofifah.

Ia sempat jualan es lilin dari kelas empat SD hingga dua tahun. Bahkan ke sekolah ia beberapa kali juga membawa dagangan untuk dijual ke teman-teman di sekolahnya.
Sejak kecil ia sudah dibiasakan untuk tidak hidup dalam lingkungan yang manja dan berpangku tangan.
Khofifah kecil juga tumbuh sebagai anak yang suka berpetualang. Ia bahkan suka mencari ikan dan kerang di sungai Jemursari.
Yang dulu kondisinya tidak seperti sekarang. Airnya deras dan juga banyak dijadikan tempat bermain oleh anak-anak kecil.