Kasus Bos Tekstil, Potongan Tangan Ditemukan dalam Kantong Keresek, Segera Dilakukan Tes Sidik Jari

Bos tekstil asal Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Nuryanto (37) diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia

Kasus Bos Tekstil, Potongan Tangan Ditemukan dalam Kantong Keresek, Segera Dilakukan Tes Sidik Jari
TRIBUN JABAR/MUMU MUJAHIDIN
Meli Rahmawati (33) menunjukkan foto saat bersama suaminya Nuryanto (37) yang diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia. Meli saat ditemui di Kampung Ciodeng, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Senin (11/2/2019), mengaku kaget saat mendengar kabar tentang suaminya tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BALEENDAH - Bos tekstil asal Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Nuryanto (37) diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia. Pihak kepolisian terus berupaya mengungkap kepastian identitas jenazah yang ditemukan terpotong-potong itu di Malaysia.

Salah seorang tim pengacara keluarga Nuryanto, Hermawan menuturkan karena hasil tes DNA memakan waktu cukup lama maka pengungkapan identitas jenazah ini akan kembali dilakukan melalui pengecekan sidik jari.

"Jadi kemarin ada satgas dari Keduataan Besar kita di Malaysia menyampaikan via WhatsApp bahwa akan mengecek melalui sidik jari supaya lebih cepat dari pada tes DNA," katanya melalui telepon seluler, Selasa (12/2/2019).

Sebelumnya kata Hermawan, Kedutaan Besar Malaysia menyampaikan telah diketemukan potongan tangan kedua korban diduga Nuryanto dan Ai Munawaroh dalam kantong keresek.

"Di dalam satu keresek kedua-duanya diketemukan, ada. Tapi kondisinya sudah lapuk. Jadi nanti dicek siapa yang cocok antara klien kita (Nuryanto) atau Ai Minawaroh, bisa salah satunya atau bisa juga kedua-duanya kita belum tahu," tuturnya.

Menurutnya test sidik jari ini kemungkinan akan dilakukan melalui sisa-sisa kulit jenazah mengingat kondisi potongan tangan yang diketemukan dalam kontong keresek itu dalam kondisi lapuk.

Pelaku Pembunuhan Sadis dari Sudut Pandang Psikologi, Begini Penjelasannya

Hermawan menuturkan potongan tangan ini akan segera dibawa ke Indonesia dari Malaysia untuk segera dilakukan test sidik jari. Dan menurutnya kemungkinan hari ini atau kemarin Satgas Kedutaan Besar RI di Malaysia juga sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri.

"Tes DNA cukup lama bisa memakan waktu dua minggu bahkan lebih. Makanya kita mencari alternatif, dari Kedutaan Besar tuh sidik jari supaya lebih cepat. Sidik jari ini bisa dalam 3-4 hari sudah bisa keluar hasilnya," tuturnya.


Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved