Pascabanjir, Jalan Kampung Bojongpulus Rancaekek Tertutup Lumpur

Pascabanjir yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ruas jalan di Kampung Bojongpulus

Pascabanjir, Jalan Kampung Bojongpulus Rancaekek Tertutup Lumpur
tribunjabar/hakim baihaqi
Lumpur masih menggenangi jalan di Kampung Bojongpulus Rancaekek, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pascabanjir yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ruas jalan di Kampung Bojongpulus, Desa Bojongloa, masih tertutup lumpur, Senin (11/2/2019).

Dari pantauan Tribun Jabar, sepanjang 200 meter jalan di Kampung Bojongpulus tertutup lumpur dan menutupi hampir seluruh lebar jalan alternatif menuju Jalan Raya Bandung - Garut itu.

Lumpur yang menutupi ruas jalan di kampung tersebut pun, memiliki ketebalan lima sentimeter di badan jalan, sedangkan di bahu jalan hingga 25 sentimeter.

Akibatnya, saat melintas di kampung tersebut, warga terpaksa harus berjalan perlahan di kubangan lumpur guna menghindari tergelincir, karena jalan terlihat licin.

Tak hanya itu, beberapa kendaraan yang melintas pun terpaksa menurunkan laju kecepatan, hal tersebut untuk menghindari terjadinya kecelakaan terjatuh akibat lumpur.

Warga Kampung Bojongpulus, Dani Hamdani (40), mengatakan, lumpur tersebut merupakan sisa dari banjir yang terjadi pada Sabtu Malam dan mulai surut pada Senin dini hari tadi.

"Banjir dua hari terakhir cukup parah, kira - kira satu meter. Merendam sampai ke dalam rumah juga," kata Dani di Kampung Bojongpulus, Kecamatan Rancaekek, Senin (11/2/2019).

Hanya Kasus Curanmor tapi Pengacara Boyamin Saiman akan Tempuh Jalur Praperadilan

Akibat kejadian tersebut, warga pun kesulitan untuk beraktivitas seperti biasa, lantaran dibebani untuk membersihkan jalan dan halaman rumah dari lumpur yang terbawa banjir.

Warga lainnya, Endang Wariat (70), mengatakan, lumpur tersebut selalu ada setiap banjir surut dan warga mengaku telah pasrah dengan kondisi tersebut, sehingga tidak dapat berbuat banyak.

"Sudah lama kayak gitu, tidak ada perubahan, malah lebih parah," katanya.


Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved