Kisah Operator Call Center 112 Purwakarta, Minta Dicarikan Jodoh & Cari Suami yang Tak 2 Hari Pulang

Kisah operator Pelayanan Call Center 112 Purwakarta, ada yang minta dicarikan jodoh dan mencari suami yang tak kunjung pulang.

Kisah Operator Call Center 112 Purwakarta, Minta Dicarikan Jodoh & Cari Suami yang Tak 2 Hari Pulang
Tribun Jabar/Haryanto
Suasana ruangan Ogan Lopian di kompleks Pemkab Purwakarta, Nagri Tengah, Purwakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemkab Purwakarta punya layanan publik yang bisa menerima keluhan masyarakat melalui sambungan telepon.

Layanan tersebut diberi nama Pelayanan Call Center 112 Purwakarta. Faktanya, laporan atau keluhan yang masuk tidak melulu soal keluhan pemerintahan.

Pelayanan tersebut pada awalnya bertujuan untuk menampung keluhan atau masyarakat yang membutuhkan bantuan bersifat gawat darurat.

Namun, seiring berjalannya waktu, banyak cerita yang didapat oleh operator pelayanan yang  diluncurkan pertengahan tahun 2018.

Cerita mulai dari sekedar penelepon yang bercanda, curhat, meminta jodoh, hingga meminta pertolongan yang unik.

Seorang operator Pelayanan Call Center 112 Purwakarta, Nuruljannah (21), mengaku pernah mendapat keluhan yang cukup unik baginya.

Hal itu diceritakannya di sela Nuruljannah bekerja di ruang Ogan Lopian, kompleks Pemkab Purwakarta, Nagri Tengah, Purwakarta, Jumat (25/1/2019).

"Ada-ada aja warga Purwakarta mah. Pernah ada yang meminta bantuan untuk membuka pola HP anaknya yang terkunci," kata Nurul sambil menahan tawa.

Tidak hanya itu, dia bahkan pernah menerima keluhan seorang warga yang telah lama menjomblo dan meminta bantuan dicarikan jodoh.

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved