Ketika Pengguna Internet dan Smartphone Terus Meningkat, Android Dominasi Pasar Indonesia dan Dunia

Dimitri Mahayana selaku Data Scientist Sharing Vision mengatakan seiring pertumbuhan pengguna smartphone dan internet, basis android mendominasi

Ketika Pengguna Internet dan Smartphone Terus Meningkat, Android Dominasi Pasar Indonesia dan Dunia
TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA
Dimitri Mahayana, Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB yang juga dalam hal ini sebagai Data Scientist Sharing Vision saat mengisi acara Sharing Vision di Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jumlah pengguna seluler diprediksi meningkat menjadi 265,3 Juta di tahun 2019 dengan Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (Compound Annual Growth Rate), disingkat CAGR 4,77 persen.

Sementara untuk pengguna Smartphone diperkirakan meningkat menjadi 140,4 Juta di tahun 2019 (CAGR 26,17 persen).

Begitu pun untuk penggunaan internet akan meningkat hingga 178,4 Juta tahun 2019 mendatang (CAGR 12,8 persen).

Sementara untuk pengguna mobile internet diprediksi menjadi 89,4 Juta (2019) dengan CAGR 9,23 persen.

Hal itu diungkapkan oleh Dimitri Mahayana, Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB yang juga dalam hal ini sebagai Data Scientist Sharing Vision.

Dimitri mengatakan bahwa seiring dengan pertumbuhan tersebut, pasar smartphone di Indonesia hingga saat ini masih didominasi oleh Android.

Android telah menguasasi lebih dari 90 persen pasar smartphone di Indonesia dan 75 persen di dunia.

"Bahkan dari sekitar lima juta aplikasi yang berjalan di atas Smartphone saat ini, 40 persen-nya merupakan aplikasi berbasis Android. Berbeda dengan Android yang saat ini menguasasi pasar dunia dan Indonesia, diketahui bahwa pasar iOS malah mengalami penurunan. iOS saat ini hanya menguasai sekitar 20 persen pasar Smartphone di dunia dan hanya 5,8 persen pasar di Indonesia," ujar Dimitri dalam acara Sharing Vision di Bandung.

Di saat yang sama, kata Dimitri, Apple yang pernah menjadi pesaing kuat Android mengalami penurunan saham sebesar 38 persen sejak Oktober 2018.

Turunnya saham Apple dipengaruhi terutama oleh penjualan iPhone yang melemah di beberapa negara seperti Cina, India, Rusia, Brazil dan Turki.

Sementara itu penggunaan Android semakin meluas. Beberapa sekolah di Indonesia telah melaksanakan ujian sekolah berbasis Android.

Android dinilai mudah dalam penggunaannya dan bahkan para siswa sudah tidak asing lagi dengan penggunaan OS ini.

"Diharapkan penggunaan Android tersebut akan menjadi solusi atas kekuarangan sarana dan prasarana untuk mendukung ujian para siswa serta meningkatkan pemanfaatan teknologi para siswa di masa mendatang," katanya. (kemal setia permana)

Penuhi Informasi Pilih Program Studi dan Perguruan Tinggi, SMAN 3 Bandung Gelar Edu Passion 2019

Heboh Challenge Makan Lip Balm, Jangan Asal Ikutan, Ada Kandungan Berbahaya Jika Tertelan

 


Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved