Cerita Abah Rizal, Petugas DPKPB Purwakarta yang Jadi Pawang Ular, Mulanya Harus Hadapi King Cobra
Selama bertugas, Muhammad Rizal (50), PNS golongan 2C ini sudah berhasil menjinakkan puluhan ular, baik yang berbisa maupun yang tidak.
Penulis: Haryanto | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Satu di antara petugas di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana ( DPKPB) Purwakarta ini mempunyai telenta unik.
Selain sigap dan tanggap dalam memadamkan api ketika terjadi bencana kebakaran, petugas bernama Muhammad Rizal (50), dipercaya oleh semua rekan kerjanya di DPKPB sebagai pawang ular.
Selama bertugas, PNS golongan 2C ini sudah berhasil menjinakkan puluhan ular, baik yang berbisa maupun yang tidak.
Setidaknya telah lebih dari 20 ekor ular, dengan rata-rata berjenis ular kobra dan sanca atau piton.
Oleh karena itu, Muhammad Rizal ini pun akhirnya akrab disapa Abah Rizal oleh petugas damkar lainnya.
Talenta unik yang akhirnya menjadikannya mendapat sebutan pawang ular dan Abah Rizal itu ternyata awal mulanya karena kondisi yang mendesak untuk menolong warga.
"Pertama kali mengahadapi ular itu saat ada laporan di Nagrak, Darangdan, ada ular jenis king cobra. Ya, pertama lihat sih ngeri juga, tapi karena kami datang untuk membantu masyarakat, ya, mau tidak mau harus ditangkap," kata Abah Rizal saat ditemui di komplek Pemda Purwakarta, Nagri Tengah, Purwakarta, Selasa (22/1/2019).
Setelah hari itu, dia pun bertekad belajar lebih dalam mengenai menjinakkan ular secara otodidak, hingga akhirnya sampai sekarang ini masih dipercaya rekan kerjanya sebagai pawang ular.
Cara Unik Abah Rizal Saat Menjinakkan Ular

Abah Rizal yang belajar menjinakkan ular secara otodidak itu mengakui bahwa menangkap ular itu berisiko besar.
Namun, Abah Rizal memiliki tekad yang kuat untuk menolong masyarakat.
Karenanya, ia punya keyakinan bahwa sebagai petugas di lapangan, memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga, adalah suatu kewajiban.
"Ya memang berisiko tapi ini tugas dan kewajiban saya. Petugas Damkar bukan hanya memadamkan api, tapi harus bisa menolong masyarakat yang mengalami kejadian yang tidak diduga," ujarnya.
Dalam upaya menjinakkan dan menangkap ular di lapangan, Abah Rizal yang belajar secara otodidak ini pun ternyata tidak menggunakan pakaian khusus, karena belum memiliki alat atau pakaian khusus untuk menangkap ular.