Pimpinan KPK Diteror Bom

Rumahnya Jadi Sasaran Teror Bom Molotov, Laode M Syarif Woles: Namanya Juga Kerja di KPK

Tak hanya itu, Laode M Syarif juga menuturkan bahwa dirinya menganggap teror bom tersebut adalah sesuatu yang normal.

Rumahnya Jadi Sasaran Teror Bom Molotov, Laode M Syarif Woles: Namanya Juga Kerja di KPK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif memberikan keterangan saat konferensi pers terkait penangkapan operasi tangkap tangan (OTT) Walikota Batu di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (17/9/2017). KPK menetapkan tiga orang tersangka yang terjaring OTT di Batu yakni Walikota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian dan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setiawan dan Pengusaha Philip serta mengamankan Rp 200 juta terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa Pemkot Batu. 

TRIBUNJABAR.ID - Setelah mengalami teror yang menyasar kediaman pribadinya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Agus Rahardjo mengaku, pihaknya berencana memberikan bekal senjata tertentu kepada para petugasnya.

Pernyataan tersebut Agus Rahardjo sampaikan seusai menghadiri pertemuan tertutup dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), panelis, serta moderator jelang debat Pilpres 2019.

Ide pembekalan senjata untuk petugas KPK, kata Agus Rahardjo, muncul sebagai bentuk peningkatan keamanan terhadap para penyidik maupun pimpinan, yang bisa sewaktu-waktu kembali mendapatkan teror serupa.

"Kami sedang mengevaluasi, misalkan nanti petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata tertentu," ujar Agus Rahardjo, di depan ruang Bima dan Sadewa, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019) seperti dikutip dari Wartakotalive.com.

Adapun Agus Rahardjo menambahkan, pihaknya akan mempertimbangkan untuk merealisasikan hal tersebut dalam mengantisipasi hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan para petugas komisi antirasuah itu.

"Ya (rencana itu) nanti akan kami bicarakan," kata Agus Rahardjo.

Berkaca pada kasus yang dialami salah satu penyidik senior KPK, Novel Baswedan, Agus Rahardjo mengatakan, seharusnya perbaikan terkait keamanan para petugas maupun penyidik dilakukan sesaat setelah kasus itu terjadi.

Sehingga, kata Agus Rahardjo, teror tidak kembali menimpa petugas KPK.

 Rumah Dua Pimpinan KPK Diancam Bom, Jokowi Perintahkan Kapolri Cari Pelakunya Sampai Ketemu

"Langkah-langkah perbaikan keamanan KPK, baik di penyelidikan, penyidikan dan penuntutan, memang harus ditingkatkan," kata Agus Rahardjo.

Sebelumnya, tidak hanya kediaman Agus Rahardjo yang mengalami teror bom, rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif pun mengalami peristiwa serupa.

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved