Sidang Mantan Kalapas Sukamiskin

Mantan Kalapas Sukamiskin Terancam 20 Tahun Penjara, Terima Duit dan Mobil dari Narapidana

Mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein didakwa melakukan tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur ...

Mantan Kalapas Sukamiskin Terancam 20 Tahun Penjara, Terima Duit dan Mobil dari Narapidana
Tribunjabar/Mega Nugraha
Mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein menjalani sidang perdana atas kasus penerimaan suap yang menjeratnya di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen didakwa melakukan tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur dalam dakwaan primair Pasal 12 huruf b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65 ayat 1 KUH Pidana.

Di dakwaan subsidair, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerapkan dakwaan subsidair Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke - 1 juncto Pasal 65 aya 1 KUH Pidana.

Dua pasal di Undang-undang Pemberantasan Tipikor itu pada pokoknya mengatur soal gratifikasi pada pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji. Ancaman pidananya terendah 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sidang perdana berupa pembacaan surat dakwaan digelar di ruang sidang 1 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung Jalan LLRE Martadinata, Rabu (5/12)/2018. Dakwaan dibacakan tiga jaksa KPK, salah satunya Trimulyono Hendardi.

"Selaku kepala Lapas menerima hadiah berupa sejumlah uang dan barang dari warga binaan Lapas Sukamiskin yang sebagian besar diterima terdakwa dari Hendry Saputra selaku staf umum merangkap sopir Kalapas Sukamiskin," ujar Trimulyono.

Hendry jadi terdakwa dalam kasus yang sama di berkas terpisah.

Jembatan Gantung di Cidaun Putus, Warga Terpaksa Putar Arah Hingga 10 Kilometer untuk Menyebrang.

Hadiah yang diterima Wahid Husen itu berasal dari Fahmi Darmawansyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan Fuad Amin Imron. ‎Fahmi Darmawansyah turut jadi terdakwa dalam kasus ini di berkas terpisah. Fahmi memberikan satu unit mobil double cabin Mitsubishi Triton, sepasang sepatu boot, sepasang sandal merek Kenzo, tas merek Louis Vuitton dan uang Rp 39,5 juta.

"Dari Tb Chaeri Wardana uang total Rp 63,39 juta dan dari Fuad Amin total uang Rp 71 juta dan mendapatkan pinjaman mobil, serta dibayari menginap di hotel di Surabaya," ujar Trimulyono.

Ia menambahkan, hadiah itu diberikan pada terdakwa seharusnya sudah diketahui karena terkait sesuatu berupa mendapatkan berbagai fasilitas istimewa di dalam lapas.

"Termasuk penyalahgunaan pemberian izin keluar dari Lapas Sukamiskin yang bertentangan dengan kewajiban Wahid Husen selaku Kepala Lapas Sukamiskin sebagaimana diatur di Undang-undang Tentang Pemasyarakatan seta selaku penyelenggara negara," ujar Trimulyono

Wahid Husen ditangkap KPK lewat operasi tangkap tangan. Pantauan Tribun, Wahid Husen di persidangan mengenakan pakaian batik putih lengan panjang. Terhadap dakwaan jaksa, tim pengacara Wahid Husen tidak mengajukan eksepsi. (*)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved