Ini Dia Sedotan Ramah Lingkungan Berbahan Bambu yang Sudah Disosialisasikan di Jatinangor

Pendiri Perkumpulan Pelaku Usaha Bambu Indonesia (Perpubi), Dede Sujana membuat sedotan dengan berbahan bambu.

Ini Dia Sedotan Ramah Lingkungan Berbahan Bambu yang Sudah Disosialisasikan di Jatinangor
Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
Perkumpulan Pelaku Usaha Bambu Indonesia (Perpubi), Dede Sujana membuat sedotan dengan berbahan bambu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Maraknya penggunaan sedotan plastik berdampak pada masalah lingkungan karena bahannya yang sulit terurai.

Masalah yang menjadi perhatian dunia ini membuat berbagai store makanan mulai mengurangi penggunaan sedotan plastik.

Beberapa toko modern besar mulai mengganti sedotan plastik dengan sedotan berbahan stainles steel.

Melihat keadaan ini, pendiri Perkumpulan Pelaku Usaha Bambu Indonesia (Perpubi), Dede Sujana membuat sedotan dengan berbahan bambu.

Dede mengatakan saat ini ia belum memproduksi dengan jumlah yang banyak untuk sedotan berbahan bambu.

Jarang Diketahui, Ini Dia Potensi Bambu untuk Industri Kreatif

"Saat ini saya masih mencoba mensosialisasikan sedotan bambu di kafe daerah Jatinangor. Pangsa pasarnya masih khusus, saya menjualnya ke kafe besar," ujar Dede saat ditemui di Kampung Bambu, Jalan Padasuka Km 4, Cimenyan, Senin (19/11/2018).

Dede menjual sedotan berbahan bambu dengan harga Rp 2.000 untuk satu sedotan.

Harga yang cukup mahal ini membuatnya masih memikirkan bagaimana memproduksi dengan jumlah yang banyak dengan harga yang murah.

"Biasanya pedagang bisa mendapatkan 100 sedotan dengan harga Rp 2.000, tapi sedotan bambu hanya bisa dapat satu saja. Hal ini tentu cukup sulit untuk diterima pasar," ujarnya.

Peringati Hari Bambu Nasional Lewat Bambu Is Wonderful

Dede menjelaskan, jika sedotan berbahan bambu ini bisa digunakan sebanyak 10 kali pemakaian dengan perawatan kebersihan yang cukup mudah.

"Cara mencucinya dengan cara di kukus selama 15 menit, dan jangan menggunakan sabun, cukup air saja. sabun justru akan membuat bambu jadi berjamur," ujar Dede.

Sedotan bambu yang dibuat oleh Dede dibuat dengan ukuran yang berbeda-beda sesuai kebutuhan.

Dede berharap penggunaan sedotan berbahan bambu ini bisa diterapkan di berbagai tempat kuliner supaya membantu menjaga bumi menjadi lebih baik.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved