Minggu, 26 April 2026

Program Satu Desa Satu Perusahaan dan Satu Pesantren Satu Perusahaan Butuh Riset Pasar

Dua di antara program Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, adalah 'Satu Desa Satu Perusahaan' dan 'Satu Pesantren Satu Perusahaan'.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
Dok Humas Jabar
Ilustrasi: Gedung Sate 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua di antara program Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, adalah 'Satu Desa Satu Perusahaan' dan 'Satu Pesantren Satu Perusahaan'.

Tetapi untuk mewujudkan program tersebut, diperlukan riset pasar terlebih dulu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Mochammad Arifin, ketika ditemui di Gedung Sate, Senin (5/11/2018)

"Itu yang kami dorong adalah mencari pasar, bukan produksi, tapi bagaimana cari pasar, baru produksi. Ini yang intelejen marketnya dulu yang kami coba," ujarnya.

Satu di antara produk yang sedang dicari pasarnya adalah souvenir dan kerajinan khas Jawa Barat.

Target pemasaran produk souvenir khas Jawa Barat tidak hanya lokal Jawa Barat atau nasional, tetapi juga menargetkan pasar internasional.

Ayah Bayi Kembar Siam asal Subang Itu Khawatir Soal BPJS, Menjelang Operasi Pemisahan

Pembawa maupun Pembakar Bendera di Garut, Divonis 10 Hari Penjara Plus Bayar Biaya Perkara Rp 2 Ribu

"Kalau ketahuan marketnya seperti apa, baru kami produksi," ujarnya.

Senada dengan Arifin, Kepala Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Barat, Atalia Praratya, mengatakan bahwa pasar harus dicari sebelum masyarakat berproduksi.

Pemprov Jabar dan Dekranasda Jabar harus menyurvei sebanyak-banyaknya kebutuhan masyarakat.

"Target kami adalah tourism. Bagaimana turis ketika pulang bawa buah tangan, bagaimana ciptakan karya seni yang mampu memasuki hal-hal yang tidak bisa dimasuki bidang lain," ujarnya.

Selain itu, untuk menciptakan inovasi produk baru, Pemprov Jabar dan Dekranasda Jabar juga menggelar sayembara lomba souvenir.

Diharapkan pemenang lomba dapat memasarkan produknya ke pasar internasional.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved