Anies Baswedan Akui Pemprov DKI Jakarta Biayai Keberangkatan Ratna Sarumpaet ke Cile
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengakui Pemprov DKI Jakarta membiayai rencana keberangkatan Ratna Sarumpaet ke Cile.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengakui Pemprov DKI Jakarta membiayai rencana keberangkatan Ratna Sarumpaet ke Cile.
Namun, Anies menilainya hal biasa karena latar belakang mertua aktor, Rio Dewanto, itu merupakan Ketua Dewan Kesenian Jakarta.
"Dukung-mendukung itu bagi kami hal biasa, apa lagi mereka orang-orang potensial," kata Anies Baswedan saat ditemui usai menyantap nasi lengko di Jalan Pagongan, Kota Cirebon, Jumat (5/10/2018).
Ia menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak hanya membiayai Ratna Sarumpaet untuk menghadiri kongres perempuan.
• Update Korban Gempa dan Tsunami Sulteng, 1.571 Orang Tewas dan 2.549 Orang Luka Berat
• Cantik nan Filosofis, Seni Merangkai Bunga Ikebana Dipertunjukkan dalam Pameran Art Official
Namun, pihaknya juga pernah membiayai sejumlah pegiat teater untuk berlatih di New York.
Selain itu, pada September 2018 Pemprov DKI juga memberangkatkan sejumlah seniman ke Turki dan Azerbaijan.
"Sore ini Pak Franky Raden itu kami biayai menghadiri Festival World Music di Seoul, Korea Selatan," ujar Anies Baswedan.
Karenanya, menurut Anies, salah besar jika Pemprov DKI dinilai hanya membiayai Ratna Sarumpaet ke Cile.
Ia juga menyebut Ratna telah mengirimkan surat permohonan ke Dinas Pariwisata DKI Jakarta sejak Februari 2018.
"Ini rame kan karena pencekalan beliau kemarin di bandara, kalau enggak ya mungkin biasa saja," kata Anies Baswedan.
Mengenai pengembalian dana akibat kepergian Ratna dicekal, Anies menyebut hal itu sudah diatur dalam prosedur yang berlaku.
"Itu masalah teknis, cara mengambil uang, cara mengembalikan uang, dan cara melaporkan itu sudah ada prosedurnya semua," ujar Anies Baswedan.
Dikutip dari Tribunnews.com, Ratna Sarumpaet dicekal pihak imigrasi Bandara Soekarno - Hatta saat hendak terbang ke Cile pada Kamis (4/10/2018) malam.
Berdasarkan hasil wawancara sementara dengan Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary, Ratna mengaku hendak pergi ke Cile dalam rangka menghadiri kongres perempuan.
Dalam kongres itu, dia akan menjadi salah satu pembicara dan keberangkatannya disponsori Dinas Pariwisata DKI Jakarta. (*)