Dari Rancang Baju Boneka, Kini Lenny Agustin Jadi Desainer Fesyen Profesional
Memiliki bentuk tubuh yang mungil dan bergaya colorfull, desainer Lenny Agustin sudah berkiprah selama 15 tahun di dunia fashion.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Memiliki bentuk tubuh yang mungil dan bergaya penuh warna, desainer Lenny Agustin sudah berkiprah selama 15 tahun di dunia fesyen.
Wanita kelahiran Surabaya, 1 Agustus 1973 ini, telah memulai karirnya di dunia fesyen sejak muda. Nama Lenny Agustin dikenal ketika Ia menjadi juara utama pada Lomba Merancang Busana Perkawinan Internasional pada tahun 2003.
Sejak itu, Lenny Agustin dikenal sebagai perancang busana yang identik dengan gaun pernikahan dan pesta.
Ditemui di acara 23 District Fashion, Lenny menggatakan bahwa sejak kecil ia senang mengamati gaya berpakaian orang-orang di sekitarnya.
• Djadjang Nurdjaman Minta Maaf Debutnya Bersama Persebaya Surabaya Ditandai Kekalahan
• Anak Muda Kepergok Minum Miras Oleh Sabhara Polres Cimahi
"Setiap kali melihat baju, saya berpikir untuk memodifikasinya dengan menambahkan detil atau aplikasi tertentu," ujar Lenny di Jalan Pasir Kaliki, Minggu malam (9/9/2018).
Bahkan saat masih kecil, Ia senang membuat baju boneka untuk teman-temannya.
Wanita yang senang dengan free spirit harajuku style ini pertama kali belajar desain fesyen dari program ekstrakurikuler pada saat SMP.
"Saya juga belajar fesyen design di ISWI Art and Design Academy, Bunka School of Fashion, dan La Salle College. Lalu saya juga kuliah studi Desain Komunikasi Visual di Institut Kesenian Jakarta (IKJ)," ujarnya.
Bakat seni yang dimiliki oleh Lenny, didapatkan dari sang ayah yang gemar melukis dan membuat patung di waktu senggangnya.
"Ketika muda, ibu saya juga menjahit baju untuk anak-anaknya dan kebayanya sendiri," ucapnya.
Tampak feminim dengan rok pendeknya, Lenny Agustin juga dikenal dengan rancangan baju berwarna cerah dan tabrak warna.
Sebelumnya, Lenny Agustin juga pernah membuat koleksi busana berwarna hitam, namun menurutnya masyarakat lebih mengenal dirinya dengan karakternya yang free spirit dan warna yang berani.
• Pasukan Kopassus Sukses Pukul Mundur Belanda Berkat Strategi Kucing-kucingan Benny Moerdani
• Ratusan Warga Kampung Adat Cireundeu Sungkem ke Tokoh Adat, Rayakan 1 Sura 1952 Saka Sunda