Pernah Izin Keluar Lapas untuk Berobat, Pollycarpus Mengaku Tidak Pakai Duit

"Saya tidak pernah keluar masuk Sukamiskin. Paling satu atau dua kali untuk berobat. Sewaktu izin berobat

Pernah Izin Keluar Lapas untuk Berobat, Pollycarpus Mengaku Tidak Pakai Duit
Tribunjabar/Daniel Andreand Damanik
Pollycarpus saat menjawab pertanyaan wartawan di Bapas Bandung, Rabu (29/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terpidana pada kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Pollycarpus Budihari Prijanto, bebas murni pada, Rabu (29/8/2018).

Mantan pilot maskapai Garuda Indonesia tersebut menjalani masa tahanan selama 10 tahun, dan selama delapan tahun dihabiskannya di Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung.

Meski Sumur Upas di Keraton Kasepuhan Cirebon Beracun, Pengunjung Justru Antusias Berfoto di Sana

"Saya tidak pernah keluar masuk Sukamiskin. Paling satu atau dua kali untuk berobat. Sewaktu izin berobat, saya tidak ada mengeluarkan uang untuk izin," kata Pollycarpus di hadapan awak media (29/8/2018).


Pollycarpus mengakui, jika kembali ke Sukamiskin setelah berobat keluar, Ia terkadang mengajak makan bakso bersama rekan-rekannya di Lapas.

Selama di Lapas Sukamiskin, Pollycarpus juga membantu dokter yang ada di Klinik Lapas untuk menangani pasien yang butuh penanganan medis.


Pollycarpus sudah menjalani pembebasan bersyarat sejak tahun 2014.

Status hukum bebas bersyarat Pollycarpus diberikan sejak 28 November 2014. Bebas bersyarat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pembebasan Bersyarat (SKPB) yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan HAM tanggal 13 November 2014.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved