Berbagai Lomba dan Seminar Entepreneur Meriahkan 'Generasi Berkreasi', Banyak Diminati Milenial
Sebuah produk kecantikan bekerja sama dengan kampus-kampus di Bandung, mengajak anak muda milenial melakukan gerakan aksi positif dengan ide-ide dan i
Penulis: Resi Siti Jubaedah | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Resi Siti Jubaedah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah produk kecantikan bekerja sama dengan kampus-kampus di Bandung, mengajak anak muda milenial melakukan gerakan aksi positif dengan ide-ide dan inovasi untuk Indonesia.
Kerja sama tersebut terlihat dalam gelaran Generasi Berkreasi di ITB, Bandung, Kamis (30/8/2018).
Acara ini bertemakan keratifitas mendorong inovasi yang berdampak pada masyarakat, dengan tujuan untuk mendorong anak muda melakukan gerakan positif yang berdampak pada masyarakat.
"Selama 48 tahun, kami bukan hanya berbisnis, tapi kami berdampak terhadap pelestarian alam, penggunaan kekayaan alam, dan juga pelestarian budaya. Jadi kami ingin menularkan bahwa tidak semua dari Korea itu dicontek semua tetapi kita harus mempunyai akar budaya yang tidak boleh hilang," ujar Direktur Kreatif dan Inovasi sebuah produk kecantikan, Kilala Tilaar, saat ditemui Tribun Jabar di Aula Barat ITB, Kamis (30/8/2018).
Nona Manis Dikurung Keluarganya Selama Lima Tahun di Sebuah Gubuk Berukuran 1x2 Meter https://t.co/nt7dh0WlLv via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 30, 2018
• Syarat Bikin Centang Biru di Instagram, Jadi Lebih Mudah Cuma dengan Foto Kartu Identitas
Target utama gerakan ini, yakni pada generasi milenial di berbagai kampus di Bandung, yaitu ITB, Unpad, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Islam Bandung, Universitas Katolik Parahyangan, dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.
Konten acara yang dilaksanakan berupa seminar entepreneur, kelas kecantikan, lomba perencanaan bisnis, dan lomba desain. Selain itu, mahasiswa juga bisa mendapat informasi mengenai program beasiswa dan lowongan pekerjaan di job fair.
Kilala Tilaar berharap agar acara ini membentuk mahasiswa menjadi kreatif, tidak lupa akar budaya, menghasilkan inovasi, dan berdampak positif bagi lingkungannya.
• Pernah Izin Keluar Lapas untuk Berobat, Pollycarpus Mengaku Tidak Pakai Duit