Naik Motor Sambil Tenteng AK-47, ASN Ini Diciduk Polisi, Katanya untuk Berburu Rusa

Menurut Yudi, JAB yang berdinas di Kesbangpol Provinsi NTT tersebut menggunakan senjata api secara ilegal.

Naik Motor Sambil Tenteng AK-47, ASN Ini Diciduk Polisi, Katanya untuk Berburu Rusa
pinterest.se
ilustrasi gadis membawa senapan AK-47 

TRIBUNJABAR.ID, KUPANG - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil mengungkap kepemilikan senjata api (senpi) jenis AK-47 oleh seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN) berinisial JAB alias Jemmy.

"Hasil pemeriksaan sementara, JAB mengaku menggunakan senjata api laras panjang itu untuk memburu rusa,"ungkap Direktur Reskrimum Polda NTT Kombes Yudi Sinlaeloe kepada wartawan Kamis (9/8/2018).

Menurut Yudi, JAB yang berdinas di Kesbangpol Provinsi NTT tersebut menggunakan senjata api secara ilegal.

Yudi menjelaskan, dari tangan tersangka Jemmy, penyidik menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras panjang type VZ 58, serta lima butir amunisi kaliber 7,62 mm.

Pihaknya lanjut Yudi, meragukan pengakuan dari para tersangka bahwa senpi itu hanya untuk kepentingan berburu.

Pasalnya jenis senpi tersebut bukan untuk berburu, bahkan kedua tersangka bukan pula anggota Perbakin.

"Kami tidak mempercayai pengakuan dari kedua tersangka terlebih penggunaan senjata hanya untuk kepentingan berburu, bahkan keduanya bukan anggota Perbakin, serta status salah satunya sebagai seorang ASN dan tidak boleh memiliki senpi," ujar Yudi.

Keputusan Resmi Demokrat Dukung Prabowo-Sandi Tidak Diumumkan oleh SBY, Ini Alasannya

SBY Tak Ikut Daftarkan Prabowo-Sandiaga Uno ke KPU, Ini Alasannya

Sebelumnya diberitakan, aparat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), membekuk seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Kantor Kesbangpol NTT berinisial JAB.

Pria berusia 42 tahun itu ditangkap karena membawa senjata api laras panjang jenis AK-47.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, saat ditangkap, JAB sedang membawa senjata tersebut dan dibonceng oleh seorang pria berinisial MR.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help