Pedagang Kembali Nekat Berjualan di Jalur Cipanas-Puncak: Kalau Tidak di Sini, Dimana Lagi?

Menurutnya hal tersebut dilakukan karena ia sebagai tulang punggung keluarga setelah suaminya mulai sakit-sakitan

Pedagang Kembali Nekat Berjualan di Jalur Cipanas-Puncak: Kalau Tidak di Sini, Dimana Lagi?
Tribunjabar/Feri Amiril Mukminin
Arus lalu lintas di kawasan Cipanas, Cianjur 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pedagang kaki lima kembali bermunculan di sepanjang jalan Cipanas-Puncak sejak awal libur lebaran.

Satuan polisi Pamong Praja pun mulai bereaksi dan mendatangi warung pedagang kaki lima dan memberi peringatan agar tak lagi berjualan di lahan negara tersebut.

Dari beberapa dialog antara Satpol PP dan pedagang, mereka nekad berjualan kembali karena tak punya pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Seorang pedagang kaki lima asal Cipanas, Tati Sunarti (55) mengatakan, ia terpaksa berjualan karena dari hasil berjualan tersebut ia bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-harinya.

Menurutnya hal tersebut dilakukan karena ia sebagai tulang punggung keluarga setelah suaminya mulai sakit-sakitan dan tak bisa mencari nafkah lagi untuk kebutuhan rumah tangganya.

"Saya masih punya anak sekolah, lalu anak cucu saya pun masih tinggal satu rumah dengan saya. Otomatis saya harus tetap berjualan lagi," kata Tati di kawasan jalan raya Cipanas, Jumat (22/6).

Seorang pedagang kaki lima lainnya, Dewi Susanti (28), yang berjualan di depan Raja FO Cipanas, juga mengatakan hal yang sama.

Dari berjualan kopi dan gorengan ia mengaku mendapat tambahan penghasilan untuk keluarganya.

Ia mengatakan tak punya pilihan, pasalnya jika tak berjualan lagi maka ia tak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

Ia juga menyebut masih mempunyai dua anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

"Saya bukannya tak mengindahkan peringatan dari pemerintah, tapi kalau tidak jualan di sini mau di mana lagi. Ini juga paling saya dapat Rp 50 ribu per harinya, namanya juga dagang kadang ada kadang sama sekali tak ada yang beli," katanya.

Sementara itu Kasie Trantib Kecamatan Cipanas Ade Nurodin mengatakan, pihaknya jauh-jauh hari sudah memberikan imbauan dan peringatan terhadap para PKL yang kembali membangun warung. Namun imbauannya tak digubris.

"Hari ini kami bersama tim kembali mendatangai para pemilik warung yang ada di depan Raja FO Cimacan Cipanas untuk diberikan arahan, selain itu kami berikan peringatan agar tidak lagi berjualan di sepanjang jalan nasional atau di jalur Puncak Cipanas," katanya.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help