Menjelang Lebaran, BI Siapkan Rp 3,43 Triliun untuk Penukaran Uang di Priangan Timur
Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Heru Saptaji mengatakan persiapan tahun ini lebih tinggi
Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Pada bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri tahun ini, Kantor perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya telah menyiapkan uang berbagai pecahan, untuk penukaran uang, senilai Rp 3,43 triliun.
Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Heru Saptaji mengatakan persiapan tahun ini lebih tinggi 3,7% jika dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 3,31 triliun.
Menurutnya, berdasarkan proyeksi kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri di Priangan Timur diperkirakan sebesar Rp 2,81 triliun.
"Pecahan yang dipersiapkan yaitu terdiri uang pecahan besar senilai Rp 2,66 triliun dan uang pecahan kecil sebesar Rp 0,15 triliun," Kata Heru di Tasikmalaya, Jumat (25/5/2018).
Murid SD Cantik ini Mendadak Viral, Coba Lihat Ibu dan 2 Kakaknya yang Tak Kalah Memesona https://t.co/esANkjAYvc via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 25, 2018
Ia menyebut permintaan kebutuhan uang kartal tersebut meningkat sebesar 37,7 persen jika dibandingkan realisasi dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 2,04 Triliun.
Iia mengatakan pihaknya telah memperhitungkan penambahan libur dan cuti bersama dan pelaksanaan Pilkada serentak serta wacana kenaikan THR bagi Aparat Sipil Negara dan Pensiunan.
KPw BI Tasikmalaya melayani penukaran di loket kantor Bank Indonesia pada minggu terakhir Ramadan 4-8 Juni 2018.
Baca: Mengejutkan, Thailand Singkirkan China dan Melaju ke Final Piala Uber 2018
Selain itu KPw BI Tasikmalaya bekerja sama dengan seluruh Perbankan baik Bank Umum maupun BPR yang ada di wilayah kerja KPw BI Tasikmalaya.
Itu ulai dari Kota Tasikmalaya, Kab. Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Banjar dan Kab. Pangandaran.
"Kami siap melayani penukaran kepada masyarakat dengan tujuan untuk mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam memperoleh uang tunai yang diperlukan," katanya. (*)