Kuliner Bandung

Ini Ternyata Rahasia Lembutnya Kue Legendaris dari Cibadak

Putu pisang cibadak yang telah ada sejak tahun 1980 tersebut masih tetap eksis dan dinikmati hingga saat ini.

Ini Ternyata Rahasia Lembutnya Kue Legendaris dari Cibadak
Tribun Jabar/ Putri Puspita
bentuk kue putu pisang, pipih dan berwarna putih 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID-BANDUNG, -  Pernahkah Anda mencoba putu pisang yang berada di Jalan Cibadak?

Putu pisang cibadak yang telah ada sejak tahun 1980 tersebut masih tetap eksis dan dinikmati hingga saat ini.

Aroma pandan begitu harum ke dalam hidungnsetiap kali menunggu kue putu pisang Cibadak ini matang.

Pemilik usaha putu pisang Cibadak, Febri, mengatakan jika resep putu pisang yang dijualnya berbeda dengan putu pisang biasanya.


"Resep kue putu didapatkan dari nenek saya yang juga membuat kue putu," ujar Febri, di Cibadak, Minggu malam (20/5/2018).

Menariknya adalah aroma pandan yang semerbak ini berasal dari air pandan yang dijadikan rebusan kue putu.

Sedangkan kue putu dibuat dari tepung beras yang dicampur tapioka sehingga rasa yang dihasilkan sangat lembut.

"Kue putu di bungkus menggunakan kain batis kemudian di kukus dengan gulen, biarkan dua menit saja," ujar Febri sambil membuat kue putu.

Kain batis adalah kain tipis yang biasanya digunakan untuk saringan tahu. Supaya adonan kue putu tidak tumpah, Febri menggunakan kain batis untuk mengukus adonan.

Baca: Fantastis! Harga Gaun Pengantin Kimmy Jayanti Bisa Habiskan Gaji 2 Bulan Greg Nwokolo

Baca: Hari Kebangkitan Nasional, Ini Tuntutan Wali Kota Tasik untuk Anak Muda

Ketika dinikmati, aroma pandan begitu terasa walaupun kue putu tidak menggunakan campuran pandan.

Rasanya pun tidak terlalu manis karena gula merah dibuat menyebar di setiap bagian kue putu.

Bagian atasnya terdapat pisang yang legit, tak lupa diberi taburan kelapa sebagai pelengkap.

Harga kue putu pisang Cibadak dijual seharga Rp 3.500 saja.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help