Diserbu Israel, Anak-anak Tewas Saat Demonstrasi Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem pada Senin (14/5/2018) menuai aksi protes yang menewaskan puluhan warga Palestina

Diserbu Israel, Anak-anak Tewas Saat Demonstrasi Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem
(AFP/MAHMUD HAMS)
Demonstran Palestina terlibat dalam bentrokan dengan otoritas Israel di perbatasan Jalur Gaza Senin (14/5/2018). Bentrokan terjadi beberapa jam sebelum peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem. 

TRIBUNJABAR.ID - Pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem pada Senin (14/5/2018) menuai aksi protes yang menewaskan puluhan warga Palestina, termasuk anak-anak.

Sejauh ini, sebanyak 55 orang tewas, yang mana 8 di antaranya merupakan anak-anak di bawah 16 tahun. Kementerian Kesehatan Gaza menyebut, beberapa anak yang tewas berusia 12 tahun dan 14 tahun.

"Kami mengutuk kekejaman oleh pasukan pendudukan Israel, menggunakan senjata api terhadap warga sipil yang memiliki hak untuk berdemonstrasi secara damai," kata Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour.

Baca: Ulama Tasik Minta Pemerintah Tangkap Dalang Teror di Surabaya

Dia mengatakan, pemerintah Palestina meminta agar kekerasan segera dihentikan. "Kami ingin mereka yang bertanggung jawab dibawa ke pengadilan," ucapnya. Dia juga menyerukan, supaya Dewan Hak Asasi Manusia di PBB untuk segera menggelar rapat darurat, guna menerbitkan investigasi independet terhadap serangan tersebut.

Dia menyebut, pembukaan kedubes AS di Yerusalem sebagai tindakan ilegal dan provokatif. "Ini sangat tragis, mereka merayakan tindakan ilegalnya, sementara pasukan Israel membunuh dan melukai ribuan penduduk Palestina," kata Mansour.

Sekitar 40.000 warga Palestina yang ambil bagian dalam aksi protes dan bentrok di 13 lokasi, menentang pembukaan Kedubes AS di Yerusalem.

Baca: Hari Paling Berdarah di Palestina, Serangan Pasukan Israel Tewaskan 55 Orang

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan, prajuritnya menembaki orang yang terlibat dalam aktivitas menjurus terorisme, bukan kepada demonstran.

"Kami telah melihat ada tiga kelompok berbeda, mereka mengenakan perlengkapan teroris dengan senjata, mencoba untuk menanam ranjau di tiga titik berbeda," ucap juru bicara militer Israel Jonathan Consricus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anak-anak Turut Jadi Korban Tewas dalam Bentrokan di Gaza"

Editor: Yudha Maulana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help