Fakhrur Rozi, dari Gowa Sulsel ke Bandung Hanya untuk SBMPTN, Beres Ujian Kembali Lagi ke Gowa
Rozi sampai di Bandung pada Senin (7/5/2018) malam setelah menempuh perjalanan dari Makassar ke Jakarta menggunakan pesawat
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Fakhrur Rozi (18), mengaku tak memiliki waktu untuk mempersiapkan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2018 ini
Rozi mengikuti SBMPTN di ITB, Bandung, Selasa (8/5/2018) pagi.
Dia datang jauh-jauh dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ke Bandung, Jawa Barat, hanya untuk mengikuti SBMPTN agar bisa diterima di jurusan manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Baca: Bolehkah Berziarah Kubur Jelang Bulan Puasa? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Rozi sampai di Bandung pada Senin (7/5/2018) malam setelah menempuh perjalanan dari Makassar ke Jakarta menggunakan pesawat, lalu dari Jakarta ke Bandung menggunakan bus.
"Saya belum sempat mempersiapkan. Karena baru sampai tadi malam. Jadi capai," katanya saat ditemui Tribun Jabar.
Inilah Empat Persiapan Diri Menyambut Bulan Ramadan, Sudahkah Anda Melakukannya ? https://t.co/xohWLlyPRo via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 8, 2018
Persiapan yang dilakukan saat ini, lanjut Rozi, hanya mempersiapkan keperluan untuk berangkat dari Makassar ke Bandung saja.
Dia pun mengaku, tak terlalu fokus di SBMPTN kali ini.
Pasalnya, Rozi ingin lebih fokus mempersiapkan seleksi masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
"Sebenarnya di SBMPTN enggak terlalu fokus. Saya lebih fokus ke seleksi STAN nanti di Makassar," ujarnya.
Setelah mengikuti SBMPTN, pada Selasa (8/5/2018) sorenya, Rozi pun akan langsung pulang lagi ke Sulawesi Selatan.
"Nanti sore ke Jakarta dulu, baru dari Jakarta pulang ke Makassar," ujarnya.
Pencetak Gol Terbanyak Persib Bandung Dipastikan Tampil Lawan Persipura https://t.co/5Arfsup0zs via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 8, 2018
Saat ditemui di SBM ITB, Rozi yang mengenakan jaket berwarna putih dan kemeja abu-abu terlihat duduk bersama dengan puluhan orang lainnya di lokasi itu.
Matanya tampak melihat keadaan sekitar, sesekali dia juga melihat ke arah jam tangan.
Dari dalam tas berwarna hitam yang digendongnya, Rozi terlihat mengeluarkan kertas berwarna putih.
Beberapa menit dia membaca kertas putih itu tanpa memedulikan keadaan sekitarnya.