Tabung Gas Tiga Kilogram Meledak di Kiaracondong, 14 Orang Menderita Luka Bakar
Sebuah tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di rumah yang terdiri dari 6 kamar kontrakan di Gang Marsadi Kelurahan Babakan Sari
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan TribunJabar Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di rumah yang terdiri dari 6 kamar kontrakan di Gang Marsadi Rt 03/06, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (25/4/2018).
Ledakan gas yang terjadi pukul 00.20 WIB tersebut mengakibatkan 14 orang mengalami luka bakar.
Peristiwa itu dikatakan Kapolsek Kiaracondong, Kompol Edwin, terjadi setelah salah seorang penghuni kamar kontrakan, yakni Acu (50) pulang dari aktivitasnya dagang sekoteng.
Baca: 7 Fakta Terkait Proyek Pembangunan Perumahan di Cireundeu, Tokoh Kampung Adat Pun Tanggapi Begini
Sesampainya di kontrakan, Acu mencium bau gas yang ternyata bersumber dari tabung gas ukuran 3 kilogram yang biasa digunakannya dagang sekoteng.
"Saat itu juga, Acu langsung membawa tabung gas yang diduga bocor itu ke ruang terbuka. Ketika sudah dirasa aman, ia kembali membawa tabung itu ke dalam rumah. Namun ternyata, diduga masih ada bocoran. Berselang lima menit, terjadilah ledakan yang diduga dipicu oleh percikan api dari saklar lampu," kata Kompol Edwin saat ditemui Tribunjabar.id di Mapolsek Kiaracondong, Rabu (25/4/2018).

Akibat dari ledakan tersebut, 14 orang yang merupakan penghuni kamar kontrakan mengalami luka bakar dan langsung dibawa ke rumah sakit Pindad dan RS Al Islam.
Begini Kondisi 2 Bocah Korban Pembacokan Saat Ditemukan Kedua Orang Tuanya di Kamar Rumah https://t.co/XH1I2z8xyK via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 25, 2018
Saat terjadi ledakan gas, beberapa penghuni kontrakan itu sedang terlelap tidur.
Dikatakan Kompol Edwin, empat korban yang dibawa ke RS Pindad sudah pulang.
Sementara, 10 korban yang dibawa ke RS Al Islam, ada tiga orang yang sudah pulang, tiga orang dirujuk ke RSHS dan empat masih dirawat.
Kondisi bangunan rumah, lanjut Edwin, ada yang mengalami kerusakan termasuk ada tembok yang hampir rubuh. (*)