Alat Berat Mulai Papas Puncak Pass, PLN Pasang 7 Tiang Listrik Baru

Selain tiga alat berat yang beroperasi terlihat beberapa petugas PLN yang memasang tujuh tiang baru di kawasan Puncak.

Alat Berat Mulai Papas Puncak Pass, PLN Pasang 7 Tiang Listrik Baru
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Alat berat mulai beroperasi memapas bukit Puncak Pass dan membuat jalur bari di kawasan, Ciloto, Kecamatan Cipanas yang sempat terkena longsor beberapa waktu lalu. Dua alat berat beroperasi di atas puncak bukit dan satu alat berat lainnya beroperasi di pinggir jalan untuk memapas pinggir bukit, Selasa (10/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Alat berat mulai beroperasi memapas bukit Puncak Pass dan membuat jalur bari di kawasan, Ciloto, Kecamatan Cipanas yang sempat terkena longsor beberapa waktu lalu.

Dua alat berat beroperasi di atas puncak bukit dan satu alat berat lainnya beroperasi di pinggir jalan untuk memapas pinggir bukit, Selasa (10/4/2018).

Selain tiga alat berat yang beroperasi terlihat beberapa petugas PLN yang memasang tujuh tiang baru di kawasan Puncak.

PLN Cianjur memindahkan dua tiang di atas bukit karena bukit akan dibuat jalan. Lalu harus memasang tujuh tiang lagi karena jalur baru dan beberapa pemilik vila keberatan jika tiang listrik berada depan bangunan.

Baca: Dipasrahi Burung Mahal, Sumanto Si Kanibal Malah Melepaskannya, Penjelasan Dia Bikin Terenyuh

Supervisor PLN area Cipanas, Hendra Hidayatulloh mengatakan, dari sisi tahap pembangunan jalur baru sudah dilakukan sebesar 90 persen.

"Pelanggan tak ada yang terganggu, tinggal penyelesaian pembangunan sudah 90 persen," ujar Hendra.

Hendra mengatakan selain di Puncak Pass PLN area Cipanas juga melakukan pemulihan jalur paacabanjir bandang di kawasan Cugenang.

"Sama pelanggan tak ada yang padam hanya pasokan cadangan di sekitat lokasi tersebut sedikit terganggu," kata Hendra.

Baca: 27 Korban Miras Dirawat di RSUD Majalaya, 3 Diantaranya Meninggal Dunia

Hendra mengatakan ada tiga tiang listrik yang roboh dan 60 meter kabel tanam rusak. Kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta.

"Pemulihan sudah dilakukan, hanya pasokan cadangan saat beban puncak masih terganggu," ujar Hendra.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved