Bandung Fighting Club Berusia 22 Tahun, Edwin Senjaya Ungkap Harapannya
Tiga pendakwah asal Bandung, KH Ruslan Abdul Gani, ustaz Hilman Abu Attaqy, dan ustaz Irwan Qomarayadi menjadi penceramah di Batununggal
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tiga pendakwah asal Bandung, KH Ruslan Abdul Gani, ustaz Hilman Abu Attaqy, dan ustaz Irwan Qomarayadi menjadi penceramah di Masjid Baiturrahman Batununggal, Kota Bandung, Jumat (8/8/2025) malam. Mereka mengisi acara tasyakuran ke 22 tahun Bandung Fighting Club atau BFC.
Ustaz Ruslan Abdul Gani yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang blak-blakan dan kocak itu, menyampaikan tausiah tentang momentum peringatan ulang tahun BFC, dan esensi dari perjalanan yang dilakukan Ketua BFC, Edwin Senjaya dalam membangun organisasinya untuk kemaslahatan masyarakat.
Ustaz Ruslan mengajak seluruh jemaah yang hadir memaknai peringatan tahun dengan betul-betul hijrah, salah satunya mengenang saat Edwin Senjaya meniti BFC sebagai organisasi masyarakat yang eksis dan peduli terhadap masalah sosial kemasyarakatan.
Founder Bandung Fighting Club, Edwin Senjaya mengatakan, kajian tersebut selalu rutin digelar setiap Jumat. Namun, menjadi spesial karena kegiatan kali ini dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-22 sekaligus bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-52 tahun yang jatuh pada 6 Agustus.
"Kami melaksanakan tasyakur bin ni'mah. Jadi, kami berkumpul tidak hanya dengan BFC saja, tapi banyak juga warga yang hadir, dari Majelis Ulama Indonesia, majelis taklim, Forum RW, dan sebagainya, serta berbagi dengan memberikan santunan pada anak yatim piatu," ujarnya.
Edwin mengutarakan, kajian ini untuk mendekatkan diri dan mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Dia pun berharap BFC menjadi sebuah organisasi yang senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat bagi manusia lainnya, itu menjadi harapan pribadi saya termasuk keberadaan BFC bisa semakin memberikan manfaat, meraih prestasi lebih tinggi, melahirkan atlet-atlet yang bisa mengharumkan Kota Bandung, Jawa Barat, bahkan Indonesia di event-event nasional ataupun internasional, serta bisa membangun karakter masyarakat terutama generasi muda," kata Wakil Ketua DPRD Kota Bandung.
Edwin berujar, di usianya yang ke-22 BFC dapat menjadi sebuah organisasi yang senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat, dilimpahkan keberkahan dan selalu dalam penjagaan Allah SWT.
“Semoga dengan kegiatan ini bisa membangun karakter masyarakat, terutama generasi muda yang sehat dan bermanfaat bagi orang lain,” kata Edwin yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung ini.
Edwin Senjaya pun memimpin zikir dan doa sebagai penutup sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar kegiatan yang telah dilaksanakan diberkahi dan diridai
"Membaca zikir dan doa merupakan bentuk rasa syukur dan permohonan keberkahan," katanya.(*)
| Geram Jawa Barat Dituduh Provinsi Barbar, Edwin Senjaya Minta Polisi Tindak Tegas Abu Janda |
|
|---|
| Sederet Insiden Warnai Konvoi Persib dan Bobotoh, Edwin Senjaya Soroti Moral Generasi Muda Bandung |
|
|---|
| Gaji Guru Honorer Dibayarkan, DPRD Beri Catatan untuk Pemkot Bandung |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Soroti Banjir Rancabolang yang Terus Berulang Tanpa Solusi |
|
|---|
| Daniel Mutaqien Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua DPD Golkar Jabar, Kantongi 22 Dukungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ketua-Bandung-Fighting-Club-Edwin-Senjaya.jpg)