Sudah Sepekan Enam Remaja Putri Asal Pagerageung Tasikmalaya Hilang, Keluarga Pun Lapor Polisi
"Karena sampai Senin kemarin tidak diketemukan maka kami berinisiatif untuk melapor ke kepolisian," katanya.
Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Enam remaja putri usia belasan tahun di Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, sudah sepekan ini meninggalkan rumah.
Para orang tua pun melaporkan hal ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (4/3/2018) , laporan ini kemdian diteruskan ke Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (6/3/2018) siang.
Keenam gadis belia yang dikabarkan menghilang dari rumahnya itu adalah, Puput, Sintia, Desti, Siti, berusia 14 hingga 17 tahun, dua lainnya ialah M dan A yang masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).
Baca: Begini Awal Mula Tewasnya Tukiyem Akibat Ritual Dicekoki Air dari Selang Selama 30 Menit
Menurut Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, laporan hari ini hanya meneruskan laporan dari empat orang tua yang anaknya meninggalkan rumah, sedangkan dua lainnya masih dalam proses.
"Pada hari Minggu (4/3/2018) kami mendapatkan laporan dari para orang tua di Kecamatan Pagerageung bahwa anak mereka dari hari Kamis tidak pulang kerumah dengan alasan yang berbeda-beda," jelasnya.
Bripda Asrul Berani Lakukan Ini di Depan Ayahnya, Ribuan Orang Menonton https://t.co/Hai9d1RFil via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) March 6, 2018
Menerima laporan tersebut, KPAID memberikan arahan untuk mencari terlebih dahulu.
"Karena sampai Senin kemarin tidak diketemukan maka kami berinisiatif untuk melapor ke kepolisian," katanya.
Dari enam remaja yang rencanaya dilaporkan hilang hari ini, dua di antaranya sudah ditemukan saat sedang perjalanan menuju Polres Tasikmlaya Kota.
"Tadi saat di perjalanan kami menemukan Puput dan Siti tengah berjalan-jalan di daerah Jalan Ciawi," katanya.
Dari keterangan mereka, lanjut Ato, mengidentifikasi bahwa mereka lebih nyaman bersama temannya dari pada di rumah dan tidak nyaman dengan suasana sekolah maka memilih hidup di jalanan bersama teman sebayanya.
Agus Yudhoyono Pamer Foto Masa Lalu, Perasaan Netter Campur Aduk, Kecewa Sekaligus Sedih https://t.co/ejqpynqre8 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) March 6, 2018
"Kami masih mendalami, dari keterangan kedua gadis yang sudah ditemukan awalnya mereka berinteraksi dari media sosial facebook," tuturnya.
Selanjutnya KPAID Kabupaten Tasikmalaya akan melakukan pendampingan dan bila perlu akan melakukan cek kesehatan dan psikologis terhadap kedua gadis tersebut.
Ato, menambahkan saat ini baru menerima enam laporan yang masuk tapi ada kemungkinan masih ada banyak anak yang meninggalkan rumah.
"Kepada keluarga yang ada anaknya meninggalkan rumah diharapkan melapor pada kami," imbaunya.