Gagal Registrasi Kartu SIM, Masyarakat Garut diimbau Langsung Hubungi Disdukcapil

"‎Server yang ada di pusat ada kendala atau sedang offline," kata Rina di Kantor Disdukcapil, Jalan Patriot, Kabupaten Garut, Jum'at (2/3/2018).

Gagal Registrasi Kartu SIM, Masyarakat Garut diimbau Langsung Hubungi Disdukcapil
Kolase Tribun Jabar
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, angkat bicara mengenai gagalnya registrasi kartu SIM atau kartu prabayar.

Program yang diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terbentur sejumlah kendala, di antaranya tidak validnya nomor induk kependudukan (NIK) dan (KK).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rina Siti Sabariah, mengatakan, kendala registrasi melalui nomor 4444 dikarenakan nomor NIK yang tidak sesuai dan sinyal yang buruk.

Baca: Ada Perayaan Cap Go Meh di Wihara Dewi Welas Asih Cirebon, Hindari Ruas Jalan Ini

Terlebih, registrasi ini dilakukan di hampir seluruh wilayah Indonesia, maka wajar, jika proses registrasi tersebut kerap gagal berulang kali.

"‎Server yang ada di pusat ada kendala atau sedang offline," kata Rina di Kantor Disdukcapil, Jalan Patriot, Kabupaten Garut, Jum'at (2/3/2018).

Bagi masyarakat Kabupaten Garut yang belum menda‎ftarkan dan terkendala nomor KK, secepatnya akan mendatangi kantor kecamatan atau menghubungi kantor Disdukcapil Kabupaten Garut.

Baca: Persib Bandung Dapatkan Kejutan Tak Terduga saat Tiba di Serang, Mario Gomez pun Lakukan Hal ini

"Mesti telah ditentukan hingga tanggal 28 Februari, pendaftaran ulang masih diterima dan masih ada jeda waktu," katanya.

Program yang dibuat oleh pemerintah ini, kata Rina, harus didukung oleh semua lapisan masyarakat, hal ini guna mengantisipasi jumlah data penduduk yang tidak valid dengan data dari Disdukcapil.

"Amanat dari Pjs Bupati Garut, agar semua didata ulang, supaya jumlahnya sesuai," ujarnya.


Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved