Direktur RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Memastikan Sumber Kebakaran dari Korsleting UPS

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Soekardjo Tasikmalaya, Wasisto Hidayat memastikan kebakaran di Ruang Radiologi di rumah sakitnya karena

Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Isep Heri Herdiansah
Petugas pemadam kebakaran Kota Tasikmalaya tengah berusaha memadamkan sumber api di ruang radiologi RSUD dr Soekarjdo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (2/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Soekardjo Tasikmalaya, Wasisto Hidayat memastikan kebakaran di Ruang Radiologi di rumah sakitnya karena adanya korsleting pada instalasi UPS (Uninterrupable power suply).

Ia menjelaskan, UPS tersebut merupakan hardware yang sangat penting dengan fungsi sebagai perantara penyuplai daya dari aliran listrik ke mesin CT Scan.

"Cara kerja dari ups ini ialah dengan menyimpan daya kemudian mengalirkannya ke CT Scan, oleh karena itu UPS sangat penting sebab memiliki simpanan daya untuk menyuplai tegangan listrik apabila terjadi listrik mati mendadak," jelas Wasisto saat ditemui di ruangannya, Jumat (2/3/2018).

Baca: Tubuh Cynthia Ramlan Nyaris Terlindas Mobil, Olla Ramlan Tulis Pesan Haru di Baliknya

Pada UPS, lanjut dia, terdapat kumpulan accu/aki yang fungsinya sebagai penyimpan suply aliran listrik.

"Ada kumpulan aki, jumlahnya 16 ada dua komponen, mungkin ada masalah di sambungannya, ya mungkin ada kabel yang digigit tikus," ujarnya.

Warsisto melanjutkan, mesinnya tidak rusak tapi aki yang terdapat pada UPS tersebut ada kemungkinan over heat atau panas dan menimbulkan percikan api dan asap.


Pada saat kejadian pihak rumah sakit langsung mengambil langkah mematikan aliran listrik dan segera dipadamkan petugas damkar yang tidak lama datang ke lokasi.

"Setelah ini kami akan memanggil tim ahli untuk memperbaiki kerusakan pada mesin UPS, mungkin mengganti akinya," jelasnya.

Untuk kerugian, Ia mengatakan minim karena mesinnya tidak sampai rusak dan hanya kabel-kabel penyambungbaki yang terbakar.

Pelayanan sempat tertunda sementara karena seluruh lampu di rumah sakit sempat dipadamkan.

"Tapi setelah dicek, beberapa saat kemudian hanya lampu di ruangan lokasi kebakaran yang dimatikan, tapi yang lain dihidupkan, dan pelayanan di ruang lain kembali seperti semula," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved