Hadiri Acara Hari Jadi Garut, Menpar Terpukau
Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya, mengaku sangat senang dapat hadir di Gelaran Pesona Budaya Garut (GPBG) 2018
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Isal Mawardi
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya, mengaku sangat senang dapat hadir di Gelaran Pesona Budaya Garut (GPBG) 2018 di Lapang Ciateul, Jalan Suherman, Kabupaten Garut, Kamis (22/2/2018).
Acara yang digelar untuk memperingati hari jadi Garut ke 205 tahun diisi sejumlah rangkaian acara, di antaranya pagelaran seni dan budaya dari sejumlah daerah provinsi di Indonesia.
Bertemakan "Gawe Rancage Mawa Raharja" acara ini dibuka oleh sejumlah pertunjukkan pembuka yakni, penampilan tari pesona Indonesia, kaulinan barudak urang lembur (Kabarulem), dan marching band.
Arief mengatakan, kalau dirinya sangat terpukau melihat koreografi dari ratusan penari, yang menurutnya sangat luwes dan bagus untuk dipertontonkan kepada khalayak.
Kembali Tegaskan Butuh Striker, Fernando Soler: Jonathan Bauman Masih Komunikasi dengan Mario Gomez https://t.co/fxeRNg50NA via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) February 22, 2018
"Ditambah formasinya sangat cukup bagus," kata Arief di Lapangan Ciateul, Kamis (22/2/2018).
Ia mengatakan, rangkaian acara yang memperingati hari jadi Garut ini masuk ke dalam kalender 100 Wonderful Event nasional di 2018.
"Maka dari itu, ini harus terus dikembangkan," ujarnya.
Gelaran yang akan berlangsung hingga Selasa (27/2/2018), ini akan menampilkan beberapa pertunjukkan untuk masyarakat dan wisatawan dari luar kota maupun mancanegara.
Baca: Nurul Arifin Janji Benahi Kawasan Padat Penduduk di Kota Bandung
Pertunjukan tersebut di antaranya, pagelaran silat, seni tari, kacapi lawak, calung, nasyid, musik electron, tembang Sunda, pameran lukisan, konser musik Rock, dan gebyar musik dangdut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gpbg-2018_20180222_175822.jpg)