TribunJabar/
Home »

News

» Jakarta

Satu Keluarga Dibantai

Begini Cara Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Tangerang Coba Kelabui Polisi

Lelaki berusia 60 tahun itu segera dilarikan ke rumah sakit guna pengobatan.

Begini Cara Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Tangerang Coba Kelabui Polisi
Kolase
Pembantaian satu keluarga di Tangerang 

Laporan Wartawan Wartakota, Andika Panduwinata

TRIBUNJABAR.ID, TANGERANG - Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Ajun Komisaris Besar Deddy Supriyadi mengatakan, tersangka kasus pembunuhan istri dan dua anak tiri, Muchtar Efendi sempat mencoba bunuh diri.

"Kondisi tersangka ditemukan dalam keadaan kritis dengan luka tusuk di beberapa tubuhnya. Dia (Efendi) tergeletak di kamar berbeda dengan ketiga korban," kata Deddy, Selasa (13/2/2018).

"Tersangka melukai diri untuk mengakhiri hidup," katanya.

Setelah menghabisi nyawa keluarganya, ia melukai diri menggunakan sebilah pisau. Pisau itu sebelumnya digunakannya usai membantai istri dan kedua putrinya ini.

Baca: Dari Persib Turun ke Hati, Bobotoh Cantik Ini Bertemu Sang Kekasih karena Skuat Maung Bandung

Baca: Mario Gomez Masih Setia Menunggu Dua Pemain Baru Persib Bandung

"Korban ada di kamar depan. Pelaku di kamar belakang dengan kondisi luka di leher dan luka diperut dalam keadaan terlentang. Senjata tajamnya ada di posisi kamar tersebut ditemukan," kata Deddy.

Efendi yang merupakan saksi kunci sekaligus dijadikan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan ini sempat menyimpan pisau di lemari pakaian. Dan membuang sejumlah ponsel milik korban di atap rumahnya.

"Pisau diselipkan di lemari. Dia juga menaruh barang bukti empat unit ponsel milik korban ke atap," katanya.

Pembantaian sekeluarga di Priuk, Tangerang, Senin (12/2/2018) terungkap. Dalam kejadian tersebut ibu dan dua anaknya ditemukan tewas mengenaskan. Mereka tewas dalam posisi berpelukan. Korban di antaranya Emmah (40), Nova (19), dan Tiara (11). (Andika Panduwinata)

Editor: Ravianto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help