Rabu, 3 Juni 2026

Kisah Penjaga Perlintasan Kereta Api, Harus Adu Mulut Ingatkan Warga Tak Terobos Palang Pintu

Di tengah jalan, sembari meniupkan peluit, dia akan mengatur sejumlah sepeda motor dan mobil yang menunggu kereta lewat.

Tayang:
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Yongky Yulius
Iwan Ahmad 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Tidak mudah bekerja menjadi penjaga perlintasan kereta api, banyak suka duka yang harus dilalui.

Petugas Keamanan Perlintasan Kereta Api Andir, Kota Bandung, Iwan Ahmad, kepada Tribun Jabar, Senin (20/11/2017), menceritakan berbagai pengalamannya yang berkesan selama bekerja.

"Saya pernah dikasih sekotak makanan oleh pengemudi mobil yang lewat," ujar Iwan yang saat itu mengenakan seragam berwarna biru tua dan kuning.

Baca: MAKI Minta Kejaksaan Agung Bantu Hadirkan Terdakwa Edward Soeryadjaya di PN Bandung

Saat itu, Iwan mengaku kaget ada yang memanggilnya dari dalam mobil.

"Kejadiannya beberapa bulan lalu. Saya lupa tepatnya kapan. Saya dipanggil dari dalam mobil. Katanya makanan itu sebagai bentuk terima kasih karena saya sudah menjaga perlintasan Andir," ujar pria yang sudah bertugas di perlintasan Andir sejak 2016 itu.


Ya, tidak seperti di perlintasan lainnya. Di perlintasan Andir, petugas keamanan turun langsung ke jalan melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas.

Hal itu dilakukan karena pelanggaran lalu lintas banyak terjadi di perlintasan itu.

Saat sirine tanda kereta api akan lewat, secara sigap Iwan akan segera memakai helmnya yang berwarna putih dan berjalan ke dekat palang pintu.

Di tengah jalan, sembari meniupkan peluit, dia akan mengatur sejumlah sepeda motor dan mobil yang menunggu kereta lewat.

Iwan, mengaku, sempat kesal saat pelanggaran lalu lintas dilakukan oleh pengendara motor.

"Pernah saya menendang motor karena sudah kesal dikasih tahu malah ngajak adu mulut. Tapi yang saya tendang motornya, dan itu pelan," ujarnya.


Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved