TribunJabar/

Nekat Terobos Banjir, Puluhan Motor Mogok di Dayeuhkolot

Menurut pedagang, Adul (49), yang berjualan di kawasan jalan tersebut, air mulai menggenang di jalan mulai sekira pukul 22.00 WIB.

Nekat Terobos Banjir, Puluhan Motor Mogok di Dayeuhkolot
Tribun Jabar/Ery Candra
Sejumlah sepeda motor yang mogok setelah menerjang banjir di Jalan Mohammad Toha KM.7.5 No. 243, Dayeuhkolot, Citeureup, Dayeuhkolot, Bandung, Rabu (15/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sungai Citarum kembali meluap dan menyebabkan Jalan Mohammad Toha KM.7.5 No. 243, Dayeuhkolot, Citeureup, Dayeuhkolot, tepatnya di depan PT. Metro Garment, terendam banjir, Rabu (15/11/2017).

Dari pantuan Tribun Jabar, air menggenangi jalan setinggi selutut orang dewasa.

Kendaraan yang hendak melalui jalan itu baik roda dua atau pun roda empat harus bergantian untuk melintas.

Meski genangan termasuk tinggi, beberapa motor nekat menerjang.

Akibatnya, puluhan sepeda motor mogok saat melalui jalan tersebut.

Menurut pedagang, Adul (49), yang berjualan di kawasan jalan tersebut, air mulai menggenang di jalan mulai sekira pukul 22.00 WIB.

"Jam sepuluh malam mulai datang air, tergenang banjir. Sore kan hujan turun," kata Adul, saat ditemui Tribun Jabar, Jalan Mohammad Toha KM.7.5 No. 243, Dayeuhkolot, Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (15/11/2017).

Adul menuturkan banjir di sepanjang jalan itu merupakan menjadi langganan setiap tahunnya.

Serta banjir yang terjadi, kata dia disebabkan tidak tertampungnya air saat terjadi hujan turun.

Sedangkan menurut warga sekitar, Nenik Suryani (45), mengatakan banjir yang melanda jalan itu terjadi karena banyaknya pembangunan gedung.

Serta meluapnya daya tampung sungai Citarum hingga menjadi luber ke kawasan warga.

"Karena ada gedung-gedung, jadi air sungai Citarumnya penuh. Jadi tumpah ke masyarakat," ujar Nenik. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help