TribunJabar/
Home »

Video

Reaksi Polisi saat Diberi Uang 'Damai' Rp 50.000 dari Pelanggar Lalu Lintas, Ini Videonya!

Si pria tersebut menyodorkan uang sebesar Rp. 50.000 dengan dalih ingin. . .

Reaksi Polisi saat Diberi Uang 'Damai' Rp 50.000 dari Pelanggar Lalu Lintas, Ini Videonya!
Tribunjabar/Mumu Mujahidin
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Siang itu matahari sangat terik. Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai kurir yang mengantarkan janur kuning mengendari sepeda motor berhenti bersama deretan pengendara lain saat lampu lalu lintas sedang berwana merah.

Bak lupa akan aturan lalu lintas, si pria tersebut seolah tak mempedulikan peraturan bahwa setiap yang berkendara (sepeda motor) wajib menggunakan helm yang berlabel standar SNI.

Alhasil polisi pun memberhentikannya dan menilang dirinya karena memang si pria tersebut telah melanggar aturan dengan tidak menggunakan helm.

Alasan demi alasan ia ungkapkan kepada polisi dengan mengatakan dia sedang terburu-buru untuk memenuhi permintaan pelanggannya.

Berniat menyogok, si pria tersebut menyodorkan uang sebesar Rp. 50.000 dengan dalih ingin 'berdamai' dan aman terbebas dari tilang. Namun bagaimana reaksi polisi setelah pria tersebut menyodorkan uang?

Mengejutkan. Mengabdi kepada tugas negara yang baik dan benar serta jujur, si polisi tersebut tak mau menerima uang yang diberikan pria tersebut.

Hal yang menarik justru polisimembelikan pria itu helm dari uang pribadinya untuk digunakan si pelanggar agar aman di jalan dan memenuhi aturan lalu lintas.

Dalam sebuah tayangan film pendek berdurasi 3 menit 46 detik yang di produksi oleh 'Arief Foundation', mengajarkan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak melanggar setiap aturan yang berlaku di Indonesia, termasuk melanggar peraturan lalu lintas.

Dan yang juga amat penting adalah jangan menjerumuskan petugas ke jalan yang salah dengan cara menyuap. (*)

Lihat Video:

Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help