TribunJabar/

Pilwalkot Bandung

Dulu Ramai Konflik, Kampung Manteos Dinilai Nurul Arifin Cocok untuk Wisata

Kedatangan Nurul Arifin ke Kampung Manteos untuk bersosialisasi bersama warga masyarakat setempat.

Dulu Ramai Konflik, Kampung Manteos Dinilai Nurul Arifin Cocok untuk Wisata
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Bakal calon dari Partai Golkar, Nurul Arifin saat berkunjung ke Kampung Manteos, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Jumat (11/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bakal calon wali Kota Bandung dari partai Golkar, Nurul Arifi,n mengunjungi Kampung Manteos di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Jumat (11/8/2017).

Kedatangan Nurul Arifin ke Kampung Manteos untuk bersosialisasi bersama warga masyarakat setempat.

Mengenakan pakaian berwarna putih, kader dari partai berlambang beringin itu tampak cantik.

Ketua RW 13 Manteos, Asep Komarudin sempat mengungkapkan cerita singkat terkait dinamakan Manteos.

Menurut Asep Komarudin, Manteos merupakan daerah kecil tetapi selalu terjadi konflik setiap harinya.

Baca: Lihat Pabrik Tempatnya Bekerja Dilalap Api, Pegawai Pabrik Ini Jatuh Pingsan

"Ya itu mah dulu sehingga dinamakan Manteos karena sangat ramai sekali konflik yang terjadi di wilayah ini tapi saya bangga. Meskipun wilayah kecil tapi jiwa sosial dan gotong royongnya sangat kuat," ujarnya.

Nurul Arifin mengaku berterima kasih telah disambut dengan hangat warga setempat.

Baginya ini merupakan kali ketiga mendatangani Kampung Manteos.

"Kesan saya ke wilayah ini ialah Manteos miliki struktur desa yang menarik dan ini sangat cocok untuk dijadikan wisata kampung, karena di wilayah ini tepatnya di bagian bawah masih ada sungai Cikapundung dan hutan," ujarnya.

Baca: Demi Hidupi Anak-anaknya, Sheila Marcia Jadi DJ

Dalam beberapa bulan di Kota Bandung, Nurul Arifin mengaku telah banyak berkunjung ke kampung-kampung tapi hanya Kampung Manteos yang masih miliki public space.

"Inilah kenapa aparat setempat bisa mengintegrasikan masyarakatnya," katanya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help