Minggu, 10 Mei 2026

Sidang Buni Yani

Ahok Batal Hadir di Sidang Buni Yani, Begini Alasannya

Agenda sidang lanjutan Buni Yani pada Selasa (8/8/2017) adalah mendengarkan keterangan dari saksi fakta dan saksi ahli.

Tayang:
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Sidang Buni Yani mulai digelar di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kota Bandung, Selasa (8/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Agenda sidang lanjutan Buni Yani pada Selasa (8/8/2017) adalah mendengarkan keterangan dari saksi fakta dan saksi ahli.

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebelumnya dikabarkan akan hadir sebagai saksi pada sidang kali ini.

Tetapi, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi M Taufik mengatakan saat persidangan, Ahok batal dihadirkan dalam sidang.

Baca: BREAKING NEWS : Ezechiel Aliadjim NDouassel Resmi Jadi Striker Persib, Umuh Muchtar Bilang Begini

Andi M Taufik menuturkan alasan ketidakhadiran Ahok dikarenakan beberapa alasan, di antaranya adalah jarak yang cukup jauh dan kesehatan yang kurang baik.

Mengetahui hal tersebut, penasihat hukum Buni Yani merasa keberatan.

Penasihat hukum Buni Yani juga menuding ada diskriminasi hukum terhadap saksi.

"Jaksa seharusnya bisa memaksa saksi datang, sehingga ini ada diskriminasi hukum. Kalau alasan jauh, kami juga jauh. Kalau alasan kesehatan, harus dibuktikan," kata penasihat hukum Buni Yani merespon pernyataan JPU.

Andi M. Taufik juga mengatakan jika Ahok tidak dapat hadir, maka JPU akan membacakan surat BAP Ahok saja.

Sebelumnya, Buni Yani diseret ke meja hijau setelah mengungah potongan video Ahok saat berkunjung ke Kepulauan Seribu.

Saat video dibuat, Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Buni Yani didakwa menggunakan pasal 28 ayat (2) dan pasal 32 ayat (1) Undang-undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved