TribunJabar/

AMPHURI: Waspada Tawaran Umrah Murah!

Kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan berbagai tawaran tarif umrah murah

AMPHURI: Waspada Tawaran Umrah Murah!
EPA/MOHAMED MESSARA
Kabah 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengimbau masyarakat terutama umat Islam agar waspada dan berhati-hati terhadap tawaran paket perjalanan umrah murah dari lembaga-lembaga yang tidak jelas. Sebab, beberapa waktu ke belakang banyak terjadi kasus penipuan umrah murah yang ujung-ujungnya mereka tidak jadi berangkat ke Tanah Suci Mekah.

Ketua DPD AMPHURI Jabar, Yusuf Indra Supriatna mengatakan pihaknya melakukan sosialisasi AMPHURI Go yakni sebuah aplikasi berbasis e-commerce dan menyosialisasikan sistem informasi manajemen pelaporan umrah (SIMPU), serta gerakan nasional 5 pasti umrah. Program-program yang diluncurkan itu, kata dia, bertujuan untuk melindungi masyarakat utamanya umat muslim yang akan menunaikan ibadah umrah.

"Kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan berbagai tawaran tarif umrah murah yang ujung-ujungnya masyarakat yang sudah mendaftar tidak jadi berangkat ke Tanah Suci," ujar Yusuf saat ditemui di Hotel Grand Asrilia Jalan Pelajar Pejuang Bandung, Selasa (31/1).

Menurutnya, upaya melindungi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah sudah menjadi kewajiban bagi AMPHURI sebagai mitra kerja pemerintah dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Dengan diluncurkannya aplikasi SIMPU dan Gerakan Nasional 5 Pasti Umrah, diharapkan mampu menekan jumlah jemaah yang telantar.

Tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah akibat lamanya masa tunggu haji yang mencapai 17 tahun, diakuinya, menjadi peluang dan keuntungan tersendiri bagi perusahaan penyelenggara haji dan umrah untuk memperoleh banyak calon jemaah umrah. Namun, kata dia, masyarakat diharapkan dapat benar-benar selektif dalam memilih dan menentukan perusahaan penyelenggara umrah.

Ia menyarankan masyarakat memilih penyelenggara umrah yang sudah resmi terdaftar. Untuk mengetahui mana saja perusahaan resmi dan perusahaan ilegal, masyarakat bisa melihatnya melalui situs AMPHURI.

"Jangan hanya karena ditawari harga murah jadi mudah tergiur. Karena banyak kasus, harganya murah tapi harus menunggu dua sampai tiga tahun. Tapi ketika giliran berangkat, ternyata tidak berangkat juga. Padahal dalam umrah itu tidak ada waiting list atau daftar tunggu. Sekarang daftar, bulan depan bisa berangkat atau bahkan di bulan yang sama," tutur Yusuf. (Zam)

Penulis: zam
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help