Inilah Cara Membuat Simulator Gamelan Ala SD Regol Garut
Simulator Saron karya SDN Regol 10 Garut Kota yang berhasil memenangkan penghargaan tingkat nasional.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Kisdiantoro
GARUT, TRIBUN - Simulator Saron karya SDN Regol 10 Garut Kota yang berhasil memenangkan penghargaan tingkat nasional, Indonesia Information and Communication Technology Award 2014, merupakan gamelan tiruan yang terbuat dari dus bekas. Dihubungkan dengan perangkat hardware dan software, suaranya dihasilkan melalui speaker laptop.
Guru Kelas VI SDN Regol 10 Garut Kota, Budi Arifin, menjelaskan pembuatan simulator gamelan. Awal pembuatannya, mereka pergi ke sekolah yang memiliki perangkat gamelan. Di sana, mereka merekam masing-masing suara dari setiap perangkat gamelan yang asli. Suara dari perangkat asli yang direkam ini kemudian diedit dalam komputer dengan menggunakan aplikasi pemotong suara atau audacity.
Untuk membuat tiruan gamelannya, mereka mengukur perangkat gamelan, yakni saron, peking, bonang, jenglong, kempul, dan goong. Ukuran asli waditra atau perangkat gamelan itu dicatat secara seksama.
Di sekolahnya, mereka mulai membuat simulator atau tiruan perangkat gamelan. Mereka kemudian menggunting kardus bekas dan styrofoam sesuai dengan ukuran perangkat gamelan asli. Setiap potongan kardus lalu dilapisi kertas alumunium.
Setelah jadi, mereka menyusun kardus-kardus berbungkus alumunium itu layaknya perangkat gamelan asli di atas styrofoam. Dengan menggunakan aplikasi pemrograman animasi sederhana "scratch", suara nada-nada perangkat gamelan diprogram sehingga nada-nada gamelan dapat didengar dengan menekan tombol-tombol pada keyboard komputer.
Supaya dapat dimainkan melalui simulator perangkat gamelan yang terbuat dari kardus, dengan menggunakan kabel data, komputer dihubungkan ke sebuah chip elektronik yang berfungsi sebagai pengganti tombol pada keyboard komputer.
Dari chip elektronik tersebut, kemudian dihubungkan ke bilah-bilah perangkat gamelan. Kabel-kabel tersebut berjumlah sama sesuai dengan jumlah nada setiap waditra. Contohnya, pada saron yang memiliki 14 nada, chip tersebut terhubung dengan 14 bilah kardus terbungkus alumunium melalui kabel.
Selain kabel yang terhubung dengan bilah-bilah saron tersebut, terdapat satu kabel masa yang berfungsi sebagai konduktor listrik, namanya ground. Kabel ini harus dipegang pemain ketika memainkan saron, sehingga dapat menghasilkan bunyi sesuai nada aslinya
Saat simulator gamelan ini dipukul menggunakan pemukul atau tangan, suara gamelan pun akan keluar dari speaker komputer. Tidak lupa, pemain gamelan kardus ini harus memegang kabel konduktor dengan tangan kiri saat tangan kanannya memukul simulator gamelan.
Uniknya, dalam simulator saron yang memiliki 14 bilah nada, jika 14 orang menyentuh masing-masing bilah tersebut, bunyi nada gamelan akan muncul jika kita menyentuh tubuh 14 orang tersebut. Jenis nada yang dihasilkan akan sesuai dengan bilah nada yang dipegang. Hal ini disebabkan bilah-bilah nada itu merupakan konduktor, begitupun manusia.
"Sebenarnya, asalkan konduktor, bisa dibuat jadi perangkatnya. Pisang, buah, bakso, atau makanan yang mengandung air dapat menggantikan bilah-bilah kardus. Hanya saja, tujuan awal kami adalah supaya para murid tidak kehilangan kemampuan motorik saat memainkan gamelan. Simulator ini akhirnya dibuat semirip mungkin dengan gamelan asli," kata Budi, Jumat (31/10).
Karya enam murid SDN Regol 10, yakni Adila Rachmawati Pradana, Fazil Fauzi Hidayat, Muhammad Raka Saefulloh, Rafli Muhammad Ridhwan, Rani Sandra, dan Syifa Nuraeny Widiarti, di bawah bimbingan Ema Nurjamilah, Budi Arifin, dan Kepala SDN Regol 10 Garut Kota Ayat Rohayati, berhasil memenangkan Indonesia ICT Award 2014.
Karya yang mereka ciptakan dan berhasil memenangi penghargaan ini adalah simulator saron, yakni baru salah satu perangkat gamelan degung. Kini, mereka tengah merancang simulator waditra lainnya, yakni peking, bonang, jenglong, kempul, dan goong. Jika semua perangkat gamelan degung ini rampung, mereka dapat memainkannya layaknya gamelan degung biasa. (Sam)