Pilwalkot Bandung
Bambang Ingatkan Warga Waspada Isu Surat Suara
Bambang Setiadi, calon wali kota Bandung nomor urut 8 dari jalur independen, melakukan kampanye terakhirnya di Lapangan Rancasari
Tayang:
Penulis: feb | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUN - Bambang Setiadi, calon wali kota Bandung nomor urut 8 dari jalur independen, melakukan kampanye terakhirnya di Lapangan Rancasari, Rabu (19/6). Bambang mengatakan, tidak ada yang spesial di hari terakhir kampanye, sama seperti kampanye sebelumnya, yakni melakukan longmarch hingga hiburan panggung di satu titik.
"Tapi kampanye terakhir ini kami semakin menekankan warga agar waspada. Apalagi dengan beredarnya isu surat suara," ujar Bambang. Ia mengatakan, mengenai masalah surat suara ini tim suksesnya sudah melakukan kroscek, serta melakukan audiensi dengan KPU Kota Bandung pada Selasa lalu hingga malam hari. Pada hari itu, ia mengatakan sudah menempatkan saksi untuk penyortiran surat suara di semua kecamatan. Ia pun menyampaikan beberapa himbauan.
"Warga jangan terprovokasi, tergiur money politic, serta cerdas dalam memilih. Warga juga perlu tahu mana yang dari partai politik dan mana yang independen. Dalam visual sosialisasi KPU, hal tersebut tidak disebutkan. KPU Kota Bandung katanya akan memperbaiki visual tersebut. Meski telat, yang penting mereka ada kemauan," kata Bambang.
Mengenai evaluasi kampanye, ia menilai bentuk kampanyenya yang selalu melakukan longmarch menuju satu titik panggung hiburan yang menampilkan musik dan kesenian Benjang, cukup efektif. Dengan melakukan longmarch, Bambang mengatakan banyak persoalan riil dan konkrit yang dapat dilihat olehnya. Persoalan tersebut, terkait infrastruktur seperti jalan rusak dan drainase, juga fasilitas publik lainnya seperti jalur pejalan kaki, kondisi pasar dan lain-lain. "Seama melakukan kegiatan tersebut, saya selalu menanyakan pertanyaan sederhana kepada warga yang lewat, apakah mereka dapat dengan mudah menemui camat? Kebanyakan mengatakan sulit. Ini menunjukkan birokrasi kita yang ingin dilayani, bukan melayani," ujar Bambang. (bb)
KOMENTAR