Dua Owa Jawa Dilepasliarkan
Dua Owa Jawa rencananya akan dilepaskan di hutan lindung Malabar, Kabupaten Bandung, Sabtu. Kedua owa Jawa bernama Kiki dan Sadewa
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Darajat Arianto
Sekretaris Direktur Utama Perum Perhutani, Peggy Papilaya mengatakan, selama dalam masa rehabilitasi, kedua owa ini terus dipantau perilaku dan kesehatannya. Pelepasan owa ini sebagai bentuk pelestarian hewan langka.
"Saat ini keduanya dipastikan telah siap untuk dilepaskan ke alam. Perilaku keduanya untuk menandai teritori dan mengonsumsi 100 persen makanan alami sudah diperlihatkan di tempat rehabilitasi. Jadi sudah siap dilepas," ujar Peggy, Kamis (13/6).
Pelepasan kedua Owa Jawa ini akan dilakukan oleh Menteri Kehutanan sekaligus peringatan Hari Lingkungan Hidup. Selain menteri acara pelepasan itu akan disaksikan berbagai kalangan, seperti pemerintah daerah, LSM konservasi, peneliti, pelaku bisnis, dan masyarakat.
"Kehadiran mereka diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam menyelamatkan salah satu satwa kebanggaan masyarakat Jawa dan Indonesia," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Owa Jawa, Anton Ario menjelaskan, Owa Jawa merupakan satu-satunya jenis primata yang tidak berekor dari keluarga Owa yang ditemukan di Pulau Jawa. Saat ini Owa jawa terancam punah karena hutan hujan tropis yang menjadi tempat hidupnya menghilang dengan cepat. Hutan banyak dijadikan tempat pertumbuhan populasi manusia yang mencapai 140 juta di pulau Jawa.
"Selain itu, Owa Jawa juga menjadi satwa peliharaan kegemaran masyarakat yang turut menambah resiko kepunahannya," ujar Anton. (*)