Penyidik KPK Datangi Rumah LHI di Cipanas
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak menelusuri aset-aset milik Luthfi Hasan Ishaaq (LHI).
Tayang:
Penulis: cis | Editor: Kisdiantoro
CIANJUR, TRIBUN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak menelusuri aset-aset milik Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Kabar terakhir KPK menyita sebuah tanah dan bangunan di Loji Barat 24, Desa Cipanas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.
Penelusuran Tribun, sebuah rumah mewah di Kampung Pasekon Loji RT 02/RW 17 Desa Cipanas, Kecamatan Pacet, diduga milih mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tersandung kasus sapi impor.
Hal itu berdasarkan penuturan seorang warga yang tinggal di depan rumah yang diduga milik LHI, yakni Misbahudin (40). Ketika ditemui wartawan, ia menyebut, sejumlah petugas yang menggunakan identitas KPK datang ke rumah tersebut.
"Tiga orang pria datang memakai rompi KPK. Mereka juga membawa identitas KPK mereka datangnya sekitar empat hari lalu sekitar jam 11.00," kaya Misbahudin, Kamis (30/5).
Ketiga pria tersebut membawa mobil Innova yang diparkir di sebelah rumahnya. "Sebelum masuk mereka bertanya kepada saya menanyakan rumah apakah itu milik LHI atau bukan. Lalu saya jawab tidak tahu," kata Misbahudin.
Lebih lanjut, kata Misbahudin, ketiga petugas KPK itu masuk ke dalam rumah tersebut. "Saya bilang saja kepada mereka, kalau yang lebih mengetahui pemilik rumah tersebut adalah penjaga rumah. Kemudian mereka langsung masuk," kata Misbahudin.
Berdasarkan pantauan Tribun, rumah tersebut sepi penghuni. Tidak ada satu pun penghuni yang keluar dari rumah tersebut. "Kalau bertemu LHI belum pernah. Mungkin dia juga belum pernah ke sini," kata Misbahudin.
Hingga berita ini ditulis, tidak ada penjelasan Ketua RT atau pimpinan wilayah desa. Mereka hanya bungkam ketika ditanyakan status rumah tersebut. (cis)
KOMENTAR