Kamis, 11 Juni 2026

Ini Alternatif Kalau Jalan Diponegoro Ditutup

Ada dua kegiatan masyarakat yang melakukan penutupan jalan dan rekayasa arus lalu lintas di Bandung, Sabtu (25/5).

Tayang:
Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUN -- Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Diki Budiman di Mapolrestabes Bandung, Jumat (24/5), mengungkapkan, setidaknya ada dua kegiatan masyarakat yang melakukan penutupan jalan dan rekayasa arus lalu lintas di Bandung, Sabtu (25/5). 

Pertama, polisi menutup Jalan Diponegoro, sekitar 500 meter (depan Gedung Sate) selama perhelatan kegiatan otomotif, slalom test Djarum, Sabtu (25/5). Kendaraan dari arah Timur (Jalan Supratman / RRI) yang akan mengarah ke Barat diarahkan masuk ke Jalan Sentot Alibasyah lalu ke fly over atau ke Jalan Surapati, dan lain-lain.

Kendaraan dari arah Barat, Jalan Cilamaya - Jalan Diponegoro, kendaraan diarahkan ke Jalan Cilamaya - Jalan Banda - Jalan Cimandiri - Jalan Cisangkuy, dan lain-lain. Masyarakat bisa menghindari jalan di kawasan Lapangan Gasibu atau Jalan Diponegoro dan sekitarnya saat pesta demokrasi berlangsung.  

Kedua, mengantisipasi kepadatan dan kemacetan arus lalu lintas yang akan terjadi pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) antara Persita Tangerang lawan Persib Bandung di Stadion Siliwangi, Bandung. 

Jalan Aceh diberlakukan buka-tutup direkayasa menjadi satu jalur mulai pukul 14.00, Sabtu (25/5). Namun itu pun akan diberlakukan tentatif bila dipadati para penonton yang hendak menyaksikan laga tersebut. 

Bila rekayasa diberlakukan, kendaraan yang bisa melintas di Jalan Aceh, hanya kendaraan dari arah Barat ke Timur saja dari perempatan Jalan Lombok - Jalan Aceh dan Belitung. Sebaliknya, kendaraan dari arah Timur, akan diarahkan oleh polantas masuk ke Jalan Menado. Termasuk kendaraan umum yang biasa melalui jalur Jalan Aceh. (dic) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved