Kamis, 11 Juni 2026

Penangkapan Teroris

Jenazah Terduga Teroris Dikuburkan di Soreang

Jenazah terduga teroris Budi Syarif alias Angga, yang tewas dalam penggrebekan di Cigondewah, Rabu (8/5), dikebumikan di Kampung Pasirsalam

Tayang:
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Machmud Mubarok
SOREANG, TRIBUN - Jenazah terduga teroris Budi Syarif alias Angga, yang tewas dalam penggrebekan di Cigondewah, Rabu (8/5), dikebumikan  di Kampung Pasirsalam, RT 2/4, Desa Sukanagara, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (17/5).

Berdasarkan pantauan, mobil jenazah datang sekitar pukul 15.30 dikawal oleh kepolisian. Jenazah dibawa menggunakan mobil ambulans dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Pengamanan dari pihak Kepolisian berseragam lengkap maupun berpakaian preman, terlihat dimulai dari Jalan Raya Lingkar Soreang hingga menuju pemakaman yang berjarak sekitar lima kilometer.

Heri (33), kakak kandung Budi mengatakan, jenazah diberangkatkan dari Rumah Sakit Polri sekitar pukul 13.00. Awalnya keluarga menginginkan jenazah dibawa pulang pada Kamis (16/5). Namun administrasi yang belum selesai membuat jenazah baru bisa dibawa pulang pada Jumat (17/5).

"Dari rumah sakit sekitar jam 13.00. Setelah proses administrasi selesai, kita langsung bawa jenazah  ke sini. Pemakaman ini merupakan milik keluarga. Di sini memang ada beberapa rumah keluarga," ujar Heri, Jumat (17/5).

Setibanya di rumah keluarga, jenazah Budi disambut suara takbir yang dikumandangkan keluarga dan kerabat. Jenazah kemudian langsung disemayamkan. Puluhan teman dan kerabat Budi terlihat menangisi kedatangan jenazah. Tak lama setelah disemayamkan, jenazah kemudian disalatkan di masjid yang tidak jauh dari rumah keluarga.

Suara takbir terus berkumandang saat jenazah dibawa ke pemakaman. Usai disalatkan, sekitar pukul 16.30 jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga di belakang rumah keluarga. Ratusan aparat kepolisian dikerahkan untuk mengamankan pemakaman Budi.

Malikhun (60), mertua almarhum mengatakan, pihak keluarga sangat berduka dengan kepergian Budi. Walau begitu, pihak keluarga mengaku pasrah dengan kejadian yang menimpa Budi.

"Ini kan sudah takdir Allah. Kami serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk masalah ini. Yang jelas kami di sini hanya memakamkan jenazah almarhum dengan tata cara sesuai ajaran islam," kata Malikhun yang langsung datang dari Magelang. (*)
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved