Senin, 29 Desember 2014
Tribun Jabar

Stok Blanko STNK di Garut Kosong

Jumat, 10 Mei 2013 18:18 WIB

GARUT, TRIBUN - Stok blanko Surat Tanda Nomor Kendaraan (SNTK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Garut kosong sejak sebulan lalu. Pemohon STNK dan BPKB pun baru bisa mendapat STNK dan BPKB sementara.

Kanit Regident Satlantas Polres Garut, Iptu Purwadi, mengatakan blanko STNK kosong sejak 25 April 2013 sedangkan blanko BPKB kosong sejak 18 April 2013. Hal ini disebabkan pengadaan blanko STNK dan BPKB masih dalam tahapan lelang di Mabes Polri.

"Antisipasinya, sesuai petunjuk Polda Jabar, di belakang Surat Ketetapan Pajak Daerah, kami bubuhkan cap. Cap ini memiliki kekuatan hukum yang sama dengan STNK asli sampai STNK aslinya dicetak. Kami pun menerbitkan BPKB sementara dan berkekuatan hukum sama," kata Purwadi saat ditemui di Mapolres Garut, Jumat (10/5).

Maksimal, ujarnya, STNK dan BPKB asli dicetak setelah blanko asli diterima Polres Garut enam bulan kemudian, yakni Agustus 2013. Para pemohon STNK dan BPKB, ujarnya, akan dihubungi kembali setelah surat-surat aslinya dicetak.

Ujarnya, Polres Garut telah menyosialisasikan hal ini kepada dealer kendaraan bermotor dan perusahaan leasing. Purwadi mengatakan blanko STNK yang ini digunakan untuk perpanjangan STNK 5 tahunan atau penerbitan STNK baru. Begitupun dengan BPKB.

Pengadaan barang dan jasa milik negara, termasuk STNK dan BPKB, ujarnya, harus melalui proses lelang. Hal ini sesuai PP Nomor 70 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Karenanya, kekosongan blanko ini tidak terjadi tahun ini saja, namun tahun-tahun sebelumnya.

Kekosongan blanko ini menyebabkan ribuan kendaraan baru terpaksa tidak memiliki dokumen resmi seperti pada umumnya. Menurut Purwadi, kekosongan stok ini tidak hanya terjadi di Garut saja, melainkan hampir di seluruh Indonesia.
 
Jumlah kendaraan baru yang belum memiliki dokumen resmi di Garut ini mencapai 2.216 kendaraan, terdiri atas 2.039 sepeda motor dan 177 mobil.
 
Mengenai stempel pada STNK, ujarnya, dalam stempel itu dituliskan nomor polisi kendaraan, nama pemilik kendaraan, dan alamat pemilik kendaraan, seperti data yang tercantum dalam STNK dan BPKB. (*)
Penulis: sam
Editor: dar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas