Rabu, 10 Juni 2026

Saat May Day, Mahasiswa Papua Minta Merdeka

Puluhan mahasiswa asal Provinsi Papua itu melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung Sate, Rabu (1/5), menuntut kemerdekaan bagi rakyat Papua

Tayang:
Penulis: Ichsan | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Momen peringatan hari buruh internasional (may day) dimanfaatkan oleh sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua Jawa Barat.

Puluhan mahasiswa asal Provinsi Papua itu melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung Sate Bandung, Rabu (1/5), menuntut kemerdekaan bagi rakyat Papua.

Kordinator Aksi, Frans Kotouki, mengatakan unjukrasa ini dilakukan untuk memperingati 50 tahun masuknya Papua ke dalam NKRI.

"Dari 1 Mei 1963 hingga 1 Mei 2013 ini kami sudah 50 tahun bergabung. Namun bukan kesejahteraan yang didapat tapi kami malah ditindas, diperas dan tidak dimerdekakan. Untuk itu kami menuntut Pemerintah Indonesia melepas kami untuk memerdekakan diri sebagai negara Papua," kata Frans disela aksi, Rabu (1/5).

Menurut Frans, selama 50 tahun ini warga Papua hanya dijadikan produk imperialisme dari bangsa asing.

"Kami merasa ada ketidakadilan antar provinsi di Indonesia. Otonomi khusus yang dilakukan oleh Indonesia hanyalah bentuk meninabobokan bangsa kami," kata Frans.

Dalam aksinya, mahasiswa asal Papua ini membentangkan spanduk berukuran 8 meter x 2,5 meter yang bertuliskan "Merdekakan Papua Sekarang".

Menurut Frans,  mahasiswa Papua yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua di Jawa Barat berjumlah sekitar 1.000 orang.

"Tuntutan kami hanya ingin sejahtera sama dengan para buruh yang juga sedang melakukan demo pada hari buruh internasional ini," ujar Frans. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved