Mobil Perampok di Tasik Dibakar Massa
Kepala Polsek Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, AKP Pomo Sutrisno mengatakan, telah terjadi pembakaran sebuah mobil minibus yang diduga milik
Massa membakar mobil setelah mendapatkan tiga orang komplotan perampok yang telah membobol sebuah toko di kawasan tersebut. Dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka parah setelah diamuk massa. Sementara seorang lagi hanya mengalami luka memar di wajah dan sebagian tubuhnya.
"Kami telah mengamankan tiga orang pelaku yang diduga melakukan tindakan perampokan sebuah toko di kawasan Cipatujah. Kendaraan yang mereka tumpangi dibakar massa. Mereka sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya, dan kini kasusnya ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya," terang Pomo kepada sejumlah wartawan, Rabu (24/4/2013).
Menurut Pomo, pelaku yang diamankan adalah Supariatna (29), warga Kabupaten Bogor; Ali (40), asal Kebayoran, Jakarta; dan Rahmat (35), asal Cipatujah, Tasikmalaya. Mereka diduga telah merampok sebuah toko kelontong dan membawa kabur uang tunai senilai Rp 15 juta serta beberapa barang di toko itu.
"Awalnya aksi mereka diketahui oleh pemilik toko setelah sebuah linggis untuk mencongkel rolling door toko tertinggal di lokasi kejadian. Lalu, diketahui bahwa linggis itu merupakan milik salah seorang pelaku. Saat komplotan perampok melintasi lokasi kejadian, mobil pelaku dicegat dan dibakar oleh massa yang telah bersiaga," kata Pomo.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tasikmalaya AKP Candra Wijaya menambahkan, sesuai keterangan salah seorang pelaku, komplotan perampok semuanya berjumlah lima orang. Tiga orang telah ditangkap, sedangkan dua orang lagi masih dalam pengejaran.
"Uang tunai Rp 15 juta hasil curian dibawa dua orang lagi yang kabur. Sedangkan tiga orang ini hanya membawa barang hasil curian. Mereka telah mengakui perbuatannya," ungkap Candra.
Ketiga pelaku dijerat Pasal 363 KUH Pidana tentang tindakan pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara lebih dari lima tahun.
"Satu dari tiga pelaku yang sudah diamankan ini ada yang masih dirawat di rumah sakit karena kondisinya kritis. Satu lagi sudah dibawa ke Mako Polres untuk dimintai keterangan setelah sempat dirawat," pungkasnya. (*)