Warga Diminta Waspadai Musim Pancaroba
Menurut Achyani, pencegahan akan tetap terus dilakukan apalagi saat ini masuk musim pancaroba yang semua penyakit mudah menyerang warga
Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
"Walau hasilnya negatif, tapi untuk filariasis ini, Dinkes akan tetap melakukan pencegahan agar tidak ada nyamuk di sekitar warga yang menyebarkan penyakit," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Achyani Raksanagara, Jumat (15/2) di Balai Kota.
Menurut Achyani, pencegahan akan tetap terus dilakukan apalagi saat ini masuk musim pancaroba yang semua penyakit mudah menyerang warga.
"Pencegahan itu digalakan dalam program pemantauan kesiagaan dan kewaspadaan petugas kesehatan di lingkungan sekitar. Dan bukan hanya penyakit filariasis namun di pancaroba saat ini semua penyakit mudah datang," ujarnya
Achyani mengimbau masyarakat meningkatkan daya tahan tubuh, dimana musim pancaroba seperti sekarang ini menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. Salah satunya penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), diare dan demam berdarah dengue (DBD).
Kadinkes mengatakan, serangan beberapa penyakit terjadi karena adanya peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau, sehingga air bersih sulit didapat. Penyakit menyerang orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, juga rentan menyerang balita dan orang lanjut usia.
Selain menjaga kondisi tubuh, warga agar tetap memperhatikan asupan gizi dan jam istirahat, juga kebersihan lingkungan sekitar dan penggunaan air bersih.
"Di musim pancaroba sebaiknya masyarakat membentengi tubuh dengan menggunakan jaket, syal, topi, dan lainnya. Sehingga tidak terpapar udara yang bisa mengganggu kesehatan," pinta Achyani.
Ia mengatakan, kader jumantik (juru pemantau jentik) juga tetap rutin melakukan pengecekan ke daerah-deerah dan mengecek kemungkinan timbulnya penyakit cikungunya. (*)