Jumat, 28 November 2014
Tribun Jabar

Pekerja Kontrak Minta THR Sama dengan Karyawan Tetap

Jumat, 24 Agustus 2012 17:41 WIB

BANDUNG, TRIBUN - Kepala Dinas Tenaga Keja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Hening Widiatmoko mengatakan, hingga H-1 Idulfitri, pihaknya tidak menerima pelaporan mengenai ada tidaknya industri yang tidak atau terlambat membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya.
 
Akan tetapi, pihaknya menerima informasi bahwa ada beberapa perusahaan yang dituntut para pekerja kontraknya supaya membayarkan THR sesuai dengan pekerja yang berstatus karyawan tetap. "Tuntutannya para pekerja berstatus kontrak menginginkan perusahaan-perusaan itu membayarkan nilai THR kepada mereka sama dengan para karyawan tetap," ujar Widi, sapaan akrabnya, Jumat (24/8).
 
Meski demikian, kata Widi, melalui berbagai cara dan pendekatan persuasif, masalah itu dapat terselesaikan. "Kami memberikan pemahaman kepada mereka mengenai regulasi yang berkaitan dengan pemberian THR Idulfitri," ujarnya.
 
Menurutnya, berdasarkan regulasi yang berlaku, sebuah perusahaan tidak memiliki kewajiban untuk membayarkan THR kepada para pekerja kontrak senilai sama dengan para pekerja yang berstatus karyawan tetap. "Saya kira, ini berarti regulasi pemberian THR belum dipahami para pekerja secara menyeluruh," tuturnya.  (*)
Penulis:
Editor: dar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas