Branghang di Sekitar SMAN 20 Dibongkar
Branghang atau saluran air sepanjang 104 meter di kawasan SMAN 20 di Jalan Ciliwung, dibongkar karena diduga tidak berijin dan dialihfungsikan
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Darajat Arianto
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Oji Mahroji yang memantau langsung pembongkaran mengatakan, ia mendapat laporan adanya penutupan branghang dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung. Namun sebelumnya, laporan pengaduan berasal dari warga sekitar wilayah sekolah kepada Wali Kota Bandung, Dada Rosada.
"Sesuai aturan, saluran air tidak boleh ditutup secara permanen. Penutupan branghang merupakan inisiatif dari pihak SMAN 20," katanya.
Oji mengatakan, penutupan branghang diduga akan dialihfungsikan menjadi areal tempat parkir. Padahal, jika ditutup secara permanen maka akan mengakibatkan ancaman bahaya banjir jika terjadi hujan deras. Dan juga dari laporan dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung, di wilayah SMAN 20 seringkali terjadi banjir jika curah hujan sedang tinggi.
"Terpenting, segala bentuk pembangunan di lingkungan sekolah negeri harus memberitahukan terlebih dahulu pada Disdik. Karena sekolah negeri ini aset negara yang tidak bisa sembarangan dibangun atau bahkan dialhfungsikan begitu saja," katanya. (*)