Siswa Corat-coret, Kepala Sekolah Bakal Ditegur
Dinas Pendidikan Jabar sudah jauh-jauh hari mengimbau kepada setiap sekolah untuk mengingatkan siswanya agar tidak melakukan aksi vandalisme
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Darajat Arianto
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Prof Wahyudin Zarkasyi mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada sekolah terutama Kepala Sekolah untuk secara tegas memantau dan menyosialisasikan kepada peserta didiknya untuk tidak melalukan aksi vandalisme atau corat-coret di baju seragam serta aksi konvoi kendaraan bermotor usai UN atau pada saat kelulusan nanti.
Menurutnya, untuk tingkat SMP/Mts/SMPLB akan diumumkan pada 2 Juni. Sementara tingkat SMA/MA/SMALB/SMK diumumkan pada 26 Mei. Dan untuk tingkat SD/MI dan SDLB hasilnya diumumkan pada 16 Juni. Untuk itu, diharapkan siswa yang lulus bisa merayakan dengan hal-hal yang positif.
"Semua sekolah sudah diinformasikan, kepala sekolah juga sudah mengetahui juga bahwa saat kelulusan nanti siswanya tidak boleh melakukan perayaan yang sifatnya tidak menguntungkan. Kita ini ada di era peradaban intelektual, sayang kalau ada aksi vandalisme dan lainnya. Kalau masih ada (ditemukan), saya tidak segan akan memanggil dan mempermalukan kepala sekolahnya. Karena yang bertanggung jawab adalah kepala sekolah tidak bisa mendidik peserta didiknya secara baik," tegasnya dihubungi Kamis (26/4). (*)