Rabu, 10 Juni 2026

Sriyani Terbiasa Ambil Uang Sendiri

tidak terlepas dari kondisi korban yang mengambil uang sendiri ke bank tanpa pengawalan. Padahal uang yang dibawa korban berjumlah cukup besar

Tayang:
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Darajat Arianto
CIMAHI, TRIBUN - Terjadinya kasus perampokan dan penembakan terhadap Resminta Sriyani, di depan rumahnya, setelah mengambil uang dari Bank BCA Martadinata Kamis (19/4) kemarin, tidak terlepas dari kondisi korban yang mengambil uang sendiri ke bank tanpa pengawalan. Padahal uang yang dibawa korban berjumlah cukup besar, Rp 200 juta.

Namun menurut pengakuan korban, selama ini dia memang tidak pernah meminta pengawalan khusus saat mengambil uang tunai ke bank. "Saya sudah biasa (ambil uang di bank) sendirian, karena selama ini aman-aman saja," terang Sriyani saat ditemui di ruang Paviliun Mawar 1 RS Dustira beberapa saat lalu.

Menurut  Sriyani yang didapingi sang suami, Kolonel Donald Sitorus, dia baru merasakan kecurigaan saat merasakan ban mobilnya gembos di sekitar Propelat Martadinata. Saat itu, dia sudah sedikit mencurigai ada kendaraan yang menguntit dirinya dari belakang.

"Makanya saya paksakan jalan terus mobil saya. Meskipun velg ban-nya sudah bunyi karena gembos, tapi saya tetap tancap gas hingga rumah saya," tuturnya.

Namun Sriyani tidak menyangka jika penguntit itu sangat nekat dan langsung menodongkan pistol saat dia baru saja mematikan mesin mobil. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved