Harga BBM Naik
Anggota Dewan Dipaksa Tandatangan
Massa yang menamakan Forum Peduli rakyat Cimahi (FPRC) menggelar aksi di depan gerbang Kantor DPRD dengan mendapat pengawalan ketat.
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: nip
Massa yang menamakan Forum Peduli rakyat Cimahi (FPRC) menggelar aksi di depan gerbang Kantor DPRD dengan mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Cimahi dan Satpol PP.
Dalam aksinya yang digelar dengan menggunakan mobil bak terbuka di depan gerbang dewan, Koordinator aksi Adang Sutisna menyerukan, seluruh anggota dewan diharapkan bisa bersama-sama warga dan buruh Kota Cimahi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya akan diterapkan pemerintah pusat per 1 April mendatang.
"Tidak ada alasan bagi anggota dewan untuk tidak bersama-sama rakyat menolak kenaikan BBM. Bagaimanapun kenaikan BBM sudah bisa dipastikan akan menyengsarakan rakyat," kata Adang.
Di sela seruan-seruan para pedemo, beberapa pedemo lalu menarik sebuah meja ke tengah-tengah kerumunan massa, atau tepatnya di depan gerbang dewan di antara pedemo dan aparat yang mengawal jalannya aksi.
Seorang dari mereka kemudian mengeluarkan sebuah map yang isinya pernyataan dukungan anggota dewan untuk menolak kenaikan BBM.
"Kami meminta para anggota atau perwakilan dewan menandatangani pernyataan sikap membela rakyat menolak knaikan BBM. Jika tidak mau, kami sepakat untuk tidak memilih anda lagi," seru Adang. (*)