Breaking News:

TOPIK

Cerpen

  • Cerpen Tribun Jabar Minggu Ini: Gadis Penjaga dan Pria Berjanggut

    Dalam sebuah perpustakaan, seorang gadis penjaga tengah memperhatikan seorang pria berjanggut. Satu-satunya pengunjung yang datang.

  • Cerpen Tribun Jabar Minggu Ini: Dua Kisah Unik yang Tak Berhubungan

    Lelaki dalam cerita ini bukanlah seorang pengangguran, ia bekerja. Meski ia memiliki pekerjaan, penghasilannya sangat rendah.

  • Cerpen Tribun Jabar Minggu Ini: Guarjja yang Membawa Kesedihan

    Kisahnya seperti telah menyihir kita dalam kesedihan. Dan kesedihan itu seperti semakin menjadi-jadi saat ia benar-benar datang kemari.

  • Cerpen Minggu Ini: Lelaki yang Teperdaya Sepi

    Lelaki itu menarik napas dalam-dalam. Penuh debar saat mendekati si gadis. Waswas dengan dirinya sendiri.

  • Wanita Tanpa Nama

    Yang lebih menyebalkan, si Wajah Bulat itu sangat bau. Aroma tak sedapnya dapat terhidu dari jarak yang cukup jauh. Bahkan sangat jauh.

  • Mulut Mulut Mangap-Mangap

    Mulut-mulut tertempel di dindingmu. Berbagai ukuran, berbagai bentuk, berbagai corak. Ada yang cokelat, ada yang hitam, ada yang bergincu

  • Ia Ingin Membunuh Bayangannya

    SUDAH ia putuskan rancung mata parangnya sebagai jalan penyelesaian. Tidak ada lagi yang bisa mencegahnya.

  • Perkutut di Pangkuan Laksmita

    Telah berhari-hari Laksmita mengamati perkutut itu. Jinak, perkutut itu senantiasa berkeliaran di sekitar telapak kaki Laksmita.

  • Cinta Sang Raja

    PAGI di White Kingdom biasanya damai, diawali dengan diskusi santai, ditemani teh beraroma mawar. Apalagi jika ditemani Marion, istriku, sang Ratu.

  • Mulut yang Tidak Konsisten

    SEBAGAI anggota Satpol PP, Rudi harus bergelut dengan beragam masalah, mulai pedagang kaki lima, prostitusi, anak jalanan, penyegelan, dan lain-lain.

  • Larangan Membuka Mulut

    Nyaris lima bulan tak sadarkan diri lantaran sebuah "kecelakaan", ia siuman di tengah hajat hidup yang demikian berbeda. Semua orang menutup mulut.

  • Laki-laki yang Menyimpan Hatinya

    Bagaimana mungkin kau begitu enteng memandang sebuah kematian? Padahal yang kutahu kau tak begitu pula menjalankan ibadah dengan tekun.

  • Senja Terakhir

    TERTIKAM sebuah kenyataan, Burhan termangu disudut jendela dalam sejuta rasa hampa. Pandangannya menatap alam senja, langit, dan awan-awan putih

  • Sepotong Pagi Jatuh ke Dalam Cangkir dan Tenggelam

    Kau pasti tak percaya ini. Aku tak dipecat oleh kantor. Tapi aku dikeluarkan dari kantor dan meringkuk sendirian di kamar isolasi sialan ini.

  • Cerita dari Sebuah Gerbong Kereta Api dan Kamar Bedah

    ENGKAU menolak bahwa ini cerita tentang Kau dan hantu. Namun cerita ini begitu menghantuimu. Lalu Kau mulai bercerita tentang orang-orang di RS itu.

  • Api yang Menetes dari Mata

    TAK ada yang tahu dari mana asal mula api itu

  • Cerpen Badrul Munir Chair: Meninggalnya Seorang Waliyah

    TOKO mebel satu-satunya di desa kami itu mendadak disesaki ratusan pelayat ketika matahari baru terbit.

  • Imam Ketiga

    TAK ada jemaah yang keberatan ketika Sanusi ditunjuk oleh rapat takmir menjadi imam ketiga di Masjid Baitul Hakim.

  • Anak Pintaan

    DARI sekian banyak dongeng yang dikisahkan kajut-ku, emak bapakku, aku paling menyukai ceritanya tentang anak yang dilahirkan dengan empat tetek.

  • Kepala Tikus

    ENTAH kenapa belakangan ini ada yang kerap bergerak liar di dalam kepalaku. Ia seperti punya kemauan sendiri.

  • Doraemon dan Korban Pemilu

    TAPI jangan sekali‑kali bertanya mengenai ayah Shizuka dan Giant kepadaku karena itu adalah usaha sia‑sia.

  • Sifat Sedih Hujan

    "Hujan adalah kecemasan. Bagi gadis-gadis zaman sekarang, hujan tidak pernah identik dengan kebahagiaan."

  • Dia Ingin Pergi ke Negeri Dongeng

    Malam ketika lelaki pendongeng akan mengajarinya mendapatkan banyak dongeng tanpa harus pergi ke mana pun.

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved